header

Related Links

Blowin' the Blues Away

Live Support

Dwi SusiloMad Max

Chat Room


please leave a message !

Link X Change

Copy link code below :

Syndication


Warning: Parameter 1 to plgContentBotphp_content::onAfterDisplayTitle() expected to be a reference, value given in /home/dwisso67/public_html/libraries/joomla/event/event.php on line 68
Hilaire de Chardonnet : Ahli Kimia Prancis, Penemu Rayon PDF Print E-mail
Hilaire de ChardonnetHilaire de Chardonnet (1839-1924) adalah ahli kimia Prancis, penemu rayon, ahli fisiologi, pengusaha industri, insinyur, asisten Louis Pasteur. Ia lahir di Besancon, Doubs, Prancis, pada tanggal 1 Mei 1839 dengan nama Louis-Marie Hilaire Bernigaud de Chardonnet dan meninggal di Paris pada tanggal 11 Maret 1924 pada umur 85 tahun. Ia tamat Sekolah Politeknik di Besancon pad tahun 1861 pada umur 22 tahun. Kemudian ia bekerja di laboratorium milik Ruolz, penemu. Empat tahun kemudian Chardonnet kawin dengan keponakan Ruolz.
 
Pada waktu itu Louis Pasteur sedang sibuk menyelidiki  penyakit ulat sutera. Chardonnet di minta membantunya. Sejak itu ia mulai tertarik pada benang sutera.
Tiap hari ia mengamat-amati dengan teliti secara ulat sutera membuat benang sutera. Benang sutera itu berasal dari kelenjar di mulut ulat sutera. Kelenjar mengeluarkan cairan segera jadi keras bila kena udara. Lama – kelamaan timbulah gagasan pada Chardonnet untuk membuat benang sutera tiruan. Ia segera meniru proses pembuatan benang yang digunakan oleh ulat sutera, ialah membuat cairan yang jadi kental bila tersentuh udara .

Pada tahun 1883 Sir Joseph Wilson Swan, ilmuan Inggris yang pertama kali menemukan lampu listik, menciptakan proses untuk membuat benang buatan dengan memeras larutan nitroselulosa. Larutan itu di lewatkan pada pipa kapiler yang kecil sekali agar berbentuk benang. Kemudian dengan zat kimia, nitroselulosa yang mudah terbakar itu diubah kembali jadi selulosa yang aman. Selulosa murni adalah serat kapas, serat goni dan serat rami. Chadonnet menggunakan proses Swan untuk membuat benang sutera tiruan. Larutan nitroselulosa dipaksakan melewati lubang kecil dan dikeraskan dengan udara panas, kemudian diolah dengan zat-zat kimia dan diubah kembali jadi selulosa. Pekerjaan ini lambat, makan biaya mahal, dan sangat berbahaya. Untunglah Chardonnet kaya, sehingga dapat mengadakan eksperimen dengan leluasa.

Ia menamakan hasil eksperimennya, sutera buatan dan memamerkannya di Pameran Paris pada tahun 1889. Benang sutera buatan sangat menarik perhatian para pengunjung Chardonnet mendapat dana untuk mendirikan pabrik di Besancon. Serat buatan itu mulai diperdagangkan pada tahun 1891. Baru pada tahun 1924 serat buatan itu disebut rayon yang berarti serat yang bercahaya.


Dikirim oleh : Alfa Sofianita

 

Blog Partners

BlogRoll

Related Links

Blowin' the Blues Away

supported by

Earn money from your website/blog by, selling text links, banner ads - Advertisers can, buy links, from your blog for SEO. Get paid through PayPal

Who's Online

We have 14 guests online

Hits Stat

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday157
mod_vvisit_counterYesterday821
mod_vvisit_counterThis week5492
mod_vvisit_counterThis month8320
mod_vvisit_counterAll737616

Visit Country

free counters

Site Rank