Warning: Parameter 1 to plgContentBotphp_content::onAfterDisplayTitle() expected to be a reference, value given in /home/dwisso67/public_html/libraries/joomla/event/event.php on line 68
| Fenomena "Tangan Tuhan" |
| Written by madmax | |
| Thursday, 16 April 2009 13:32 | |
|
Tahun cahaya (Light Year) adalah satuan panjang yang didefinisikan sebagai jarak yang ditempuh cahaya dalam satu tahun melewati ruang hampa udara. Istilah tahun yang digunakan untuk perhitungan adalah tahun Julian yang mempunyai 365.25 hari atau 31.557.600 detik. Kadang kala rata-rata tahun tropis 31.556.925,9747 detik digunakan. Karena cahaya menempuh kecepatan 299.792.458 meter per detik (m/s) dalam ruang hampa udara, maka dengan menggunakan tahun Julian, satu tahun cahaya sama dengan 9.460.730.472.580.800 kilometer (5.878.625.373.184 mil). Fenomena "Tangan Tuhan" itu merupakan nebula yang membentuk menyerupai tangan besar dan didiskripsikan sebagai awan biru yang remang-remang terlihat seperti sedang mengulurkan ibu jari dan jari-jarinya berusaha menggenggam batubara yang menyala merah. Menurut NASA pusat dari energi "Tangan Tuhan" ini tidak terlalu luas kekitar 12 mil (19,3 km) dengan putaran yang sangat cepat dengan membuat tujuh kali rotasi lengkap setiap detik. Partikel-partikel yang menyebar itu membentuk perputaran nebula 150 tahun cahaya. "Jari-jari" itu seperti menstanfer energi dengan mendekati awan gas yang membentuk seperti batu bara yang mengeluarkan cahaya berwarna orange dan merah dalam sinar X.
![]() Pusat astronomi "Tangan Tuhan" itu memuntahkan energi elektromagnetik yang berjumlah besar, sehingga menciptakan debudan awan gas begitu luas hingga bersinar 150 tahun cahaya. Bintang neutron yang membentuk fenomena itu merupakan bagian dari awan gas yang mendapatkan energi dari angin elektron dan ion yang menyebar keluar dari pulsar. Warna pada gambar mewakili perbedaan intensitas energi. Cahaya biru merupakan area dari sinar X tertinggi diikuti hijau dan merah. Beberapa waktu yang lalu bulan Februari juga sempat heboh dengan kemunculan fenomena "Eye of God" atau "Mata Tuhan" yang diabadikan oleh NASA. Fenomena "Mata Tuhan" ini oleh para ilmuwan disebutkan gambar bintang yang berhasil ditangkap oleh sebuah teleskop raksasa di pegunungan Chili ini adalah "Mata Tuhan". "Mata Tuhan" atau dikenal juga dengan sebutan Helix Nebula memandang bumi jauh dari ruang angkasa atau mencapai sekitar 700 tahun cahaya. Helix Nebula menyerupai bola mata berwarna biru dan dihiasi warna putih serta kelopak berwarna merah muda. Kumpulan warna tersebut terbentuk oleh lapisan gas dan debu yang diterbangkan serta dipancarkan oleh bintang yang akan berakhir masa hidupnya dalam kurun ribuan tahun mendatang. Matahari juga diperkirakan akan bernasib serupa dengan bintang ini kendati tidak dalam waktu 5 miliar tahun. Helix Nebula terletak pada konstelasi Aquarius dan dapat diamati oleh astronom amatir dengan menggunakan teleskop biasa walaupun tampak redup gambarnya. Menempati sebuah wilayah di langit dengan ukurannya yang mencapai separuh dari bulan purnama, Helix Nebula berukuran sangat besar sehingga dibutuhkan pantulan cahaya dua setengah tahun untuk mengitarinya.
![]()
Ini semua adalah fenomena alam biasa yang terjadi karena keagungan Allah SWT, hanya saja karena bentuknya aneh dan terjadi diluar angkasa dengan sehingga orang-orang barat menyebutnya "hand of god" dan "eye of god". Di sekitar kita banyak terjadi fenomena alam seperti hujan, kabut, embun yang kadang-kadang laen dari biasanya sehingga banyak ditafsirkan laen. |
Mad Max

Munculnya "











