Showing posts with label Ahli Fisika. Show all posts
Showing posts with label Ahli Fisika. Show all posts

Arthur Holly Compton, Penemu Efek Compton

Sunday, February 23, 2014

Arthur Holly Compton (1892-1962) adalah ahli fisika Amerika Serikat, penemu efek Compton, penemu istilah foton, doktor, pengarang, guru besar, direktur Metallurgica Atomic Projeck dan ikut membuat bom atom.

Bersama Charles T.R Willson pada tahun 1927 Conpton mendapat Hadiah Nobel untuk fisika karena menemukan blok Compton adalah bertambah besarnya gelombang sinar-x dan radiasi elektromagnetik kuat yang lain yang telah dihamburkan oleh elektron-elektron. Efek Compton penting sekali karena dapat membuktikan kebenaran teori kuantum.

Compton lahir di Wooster, Ohio, Amerika Serikat, pada tanggal 10 September 1892 dan meninggal di Berkeley, California, pada tanggal 15 Maret 1962 pada umur 70 tahun. Ayahnya pendeta dan dekat Wooster College. Pada umur 21 tahun Compton tamat dari Wooster College. Tiga  tahun kemudian ia mendapat gelar doktok dari Universitas Princeton. Sesudah itu selama satu tahun, ia mengajar fisika di Universitas Minnesota kemudian ia bekerja sebagai insinyur pada perusahaan lampu Westinghouse di Petersburgh. Pada tahun 1919 ia belajar lagi pada Rutherford di Universitas Cambridge.

Pada tahun 1900 Maxplanck mengemukakan teori kuantun. Teori itu mengatakan bahwa cahaya bukan lah menglir seperti air yang keluar dari keran, tapi seperti butir-butir peluru yang dimuntahkan oleh senapan mesin. Butir peluru istilah ilmiahnya paket energy yang diskret. Tapi itu baru teori, baru hipotesis, belum terbukti kebenaranya.

Dua puluh tahun kemudian (1920) Compton tertarik pada tingkah laku sinar-X yang aneh. Ia mengarahkan sinar-X itu pada keping tipis berelium dengan perkataan lain ia menembakkan foton pada elektron. Apa yang ter jadi? Sinar-X itu berhamburan dan elektron tergeser. Sebagian sinar-X yang terhambur panjang gelombangnya bertambah besar. Ini berarti bahwa cahaya atau energi, yang bersifat gelombang, juga mempunyai sifat lain, ialah bersifat partikel atau butir peluru. Partikel ini oleh Planck disebut kuantum, oleh Compton disebut foton. Dengan demikian Compton berjasa besar karena ia mampu membuktikan bahwa cahaya terdiri dari paket-paket energi yang diskret.

Baca selanjuntnya...

Louis Victor duc De Broglie, Ahli Fisika Penemu Sifat Gelombang Electron

Sunday, April 8, 2012

Louis Victor duc De Broglie ( 1892 - 1987 ) adalah ahli fisika murni Perancis, Penemu sifat gelombang electron, pengarang, guru besar, doctor, pemenang Hadiah Nobel, Anggota Lembaga Ilmu Pengetahuan Perancis dan Inggris, bangsawan. Ia lahir di Dieppe, Perancis, pada tanggal 15 Agustus 1892, ia keturunan orang bangsawan yang berkedudukan tinggi di Perancis. Broglie sebenarnya nama kota kecil di Normandia. Kemudian nama ini berubah jadi nama keluarga. Sejak abad ke- 17 dari keluarga ini muncul tokoh-tokoh militer, politik dan diplomat terkenal.

Dalam buku pelajaran fisika De Broglie dipakai sebagai nama ahli fisika yang mengajukan hipotesis, bahwa electron bersifat gelombang. De Broglie hanya membuat hepotesis atau teori. Ia tidak pernah dan tidak suka mengadakan eksperimen. Ia tidak pernah membuktikan, bahwa elektron bersifat sebagai gelombang. Tapi karena kemudian ternyata bahwa teorinya benar, maka pada tahun 1929 ia mendapat Hadiah Nobel untuk fisika. Peristiwa itu membuktikan bahwa intuisi kadang-kadang berada di atas akal sehat dan eksperimen. Bagaimana asal mulanya De Broglie menemukan hipotesis itu ?

Mula-mula De Broglie ingin jadi diplomat. Maka ia bersekolah dan kuliah di jurusan sejarah. Pada umur 17 tahun ia berhasil mendapat gelar di bidang sejarah. Tapi tiba-tiba ia mendengar tentang penemuan Max Planck dan Albert Einstein. Max Planck menemukan foton. Einstein menemukan, bahwa massa sama dengan energi. Sejak itu De Broglie sangat tertarik pada fisika. Maka pada umur 18 tahun ia masuk Universitas Sorbonne jurusan fisika teori. Empat tahun kemudian pecah Perang Dunia I (1914 – 1918). De Broglie diangkat jadi petugas radio di menara Eiffel. Di sini ia berhadapan langsung dengan gelombang radio. Pikirannya penuh dengan pertanyaan tentang gelombang. Sesudah perang selesai, ia melanjutkan kuliahnya.

Pada tahun 1923 A.H. Compton menemukan bahwa cahaya memiliki sifat kembar sebagai gelombang dan sebagai partikel. Penemuan ini menyebabkan De Broglie berpikir sebagai berikut, “ Kalau cahaya bersifat gelombang dan partikel, maka partikelpun dapat bersifat gelombang!” Hipotesis ini dibuktikan kebenarannya oleh Clinton Davisson dan Lester Germer pada tahun 1927. Keduanya ahli fisika Amerika Serikat.

Baca selanjuntnya...

Gusta Robert Kirchhoff, Penemu Hukum Kirchhoff

Sunday, November 20, 2011

Gusta Robert Kirchhoff adalah ahli fisika Jerman, penemu Hukum Kirchhoff tentang sirkuit, tentang radiasi , dan tentang sinar cahaya yang melewati gas atau uap. Pada tahun 1859 bersama Robert Bunsen , ahli kimia Jerman, Gusta Robert Kirchhoff menyempurnakan spektroskop dan menemukan analisis spectrum. Mereka juga menemukan dua unsur baru yaitu Cesium (1860) dan Rubidium (1861). Kecuali guru besar Gusta Robert kirchhoff juga seorang pengarang. Bukunya yang terkenal berjudul ceramah tentang fisika matematik (1876-1894) dan kumpulan esai (1891) Gusta Robert kirchhof lahir di Konigsberg, Prusia, sekarang kaliniingrat, pada tanggal 12 Maret 1824 dan meninggal di Berlin, Jerman, pada tanggal 17 Oktober 1887. Gusta Robert Kirchhoff kuliah di Universitas Konigsberg dan banyak menekuni teori listrik. Disini Gusta Robert Kirchhoff menemukan bahwa (denyut) listrik bergerak dengan kecepatan cahaya.

Pada umur 26 tahun (1850) Gusta Robert Kirchhoff diangkat jadi guru besar luar biasa di Universitas Breslau. Empat tahun kemudian (1854) Gusta Robert Kirchhoff juga di angkat jadi guru besar fisika di Universitas Heidelberg. Kuliah-kuliah yang diberikannya cermat tapi sangat membosankan. Di universitas ini Kirchhoff bertemu dengan Robert Wilhelm Bunsen, ahli fisika Jerman. Bunsen pada foto kimia, ialah cabang kimia yang mempelajari reaksi-reaksi kimia yang menyerap atau menghasilkan cahaya. Bunsen mempelajari cahaya dengan menggunakan filter. Kirchhoff menyarankan pemekaian prisma. Pada tahun 1859 mereka menyempurnakan spektroskop ialah alat untuk mengamati spectrum. Dengan alat ini mereka menemukan bahwa tiap unsur, bila dipanaskan sampai berpijar, memencarkan cahaya berwarna tertentu. Misalnya sodium, bila dipanaskan sampai berpijar, selalu menghasilkan garis kuning rangkap. Dengan perkataan lain mereka menemukan analisis spektrum.

Gusta Robert Kirchhoff dan Bunsen adalah ilmuan pertama di dunia yang menya dari betapa pentingnya spektroskop bagai alat riset. Sekarang mereka tahu bahwa tiap unsur menimbulkan pola garis warna tertentu. Dengan penemuan ini tahun berikutnya (1860) mereka menemukan Cesium. Tahun berikutya lagi menemukan Rubidium (1861). Unsur baru itu mereka beri nama cesium karena spektrumnya menghasilkan warna biru langit, sedangkan unsur kedua disebut Rubidium karena menghasilkan warna merah (dari kata latin rubber yang berarti "merah". Gusta Robert Kirchhoff juga menyelediki sinar cahaya yang melewati gas atau uap. Hasil penyelidikanya kemudian terkenal dengan nama hukum Kirchhoff yang bunyinya: "bila sinar cahaya malalui gas atau uap, maka gas atau uap itu menyerap warna cahaya yang sama dengan warna cahaya yang di pancarkannya bila gas atau uap itu dipanaskan sampai berpijar"

Kalau sebuah unsur menghasilkan warna cahaya tertentu dalam spektrum, maka warna cahaya tertentu juga menunjukan unsur tertentu. Dengan asas ini Gusta Robert Kirchhoff menerapkan analisis spektrum untuk mempelajari komposisi. Dengan menganalisis spektrum cahaya matahari Kirchhoff dapat menyimpulkan unsur-unsur yang terdapat di bintang-bintang. Karena jasanya itu adalah wajar bagi kirchhoff mendapat sebutan bapak astrofisika.

Gusta Robert Kirchhoff juga berjasa di bidang listrik. Hukum sirkuit Kirchhoff cukup terkenal. Bunyinya:


  1. Jumlah arus yang masuk kedalam suatu sirkuit sama dengan jumlah aljabar arus yang keluar dari sirkuit itu.
  2. Dalam sirkuit tertutup jumlah hasil kali arus dan tahanan dalam masing-masing konduktor sama dengan gaya elektromotif dan sirkuit itu.

Kedua hukum itu hanya berlaku bagi sirkuit listrik cabang banyak dan merupakan pengembangan teori George Simon Ohm, ahli fisika Jerman. Kedua hukum itu mencakup hukum konservasi muatan listrik dan energi dan dipakai untuk menentukan harga nilai arus listrik dalam masing-masing cabang sirkuit.

Baca selanjuntnya...

Robert Hutchings Goddard, Penemu Roket

Sunday, October 16, 2011

Robert Hutchings Goddard adalah penemu dan bapak peroketan Amerika Serikat. Robert Hutchings Goddard  menciptakan 214 penemuan, hampir seluruhnya adalah peralatan roket. Robert Hutchings Goddard adalah ahli fisika, pengarang, guru besar, doktor, dan direktur riset. Pada tahun 1926 dengan berhasil Robert Hutchings Goddard meluncurkan roket pertama yang memakai bahan bakar cair. Roket itu mencapai 97 kilometer perjam dan mencapai ketinggian 56 meter. 9 tahun kemudian (1935) Robert Hutchings Goddard berhasil jadi orang pertama di dunia yang meluncurkan roket dengan kecepatan yang melebihi kecepatan suara. Panjang roket itu 4,6 meter, kemudian dikemudikan dengan giroskop, naik setinggi 1,9 km dengan kecepatan 1130km/jam. Bahan bakarnya bensin dan oksigen.

Dengan hasil yang gilang gemilang itu apakah Robert Hutchings Goddard dapat pujian dan hadiah dari pemerintah Amerika Serikat? sama sekali tidak. Oleh masyarakat sekelilingya ia dianggap orang sinting. Polisi dan para pejabat pemerintah malah melarang Robert Hutchings Goddard mengadakan percobaan percobaan lagi. Kali ini terjadi karena Robert Hutchings Goddard sendiri suka bekerja diam-diam. menghindari publikasi, dan suka menyendiri. Hal itu menimbulkan rasa curiga bagi orang lain. Hanya istrinya yang setia membuat foto-foto pada saat peluncuranya. 8 tahun kemudian pemerintah Amerika Serikat mulai menaruh perhatian pada Robert Hutchings Goddard. Pemerintah menyuruh Robert Hutchings Goddard membuat roket kecil untuk pesawat terbang. Agar pesawat itu dapat lepas landas dari kapal induk. Tapi dalam hal roket besar pemerintah Amerika Serikat sama sekali tidak menghargai penemuan Robert Hutchings Goddard.

Sehabis perang dunia 2, ada kira kira 200 ahli roket Jerman yang pindah ke Amerika Serikat. Selama perang roket-roket jerman sebanyak 1100 buah menghujani London dan membunuh 3000 penduduk kota itu. Pemerintah Amerika Serikat minta nasehat kepada para ahli roket Jerman itu. Tapi para ahli tersebut malah heran dan ganti bertanya. "mengapa tidak bertanya pada Robert Hutchings Goddard? kami, orang Jerman, belajar tentang roket dari tulisan2 Robert Hutchings Goddard!"

Tapi para pejabat tinggi Amerika Serikat sudah terlanjur melupakan Robert Hutchings Goddard. Mereka malu kalau tiba-tiba mereka minta nasihat kepada Robert Hutchings Goddard. Dan lagi hal itu pun tidak mungkin karena Robert Hutchings Goddard meninggal dunia pada tanggal 10 Agustus 1945 di Baltimore, Maryland, pada umur 63 tahun karena kanker tenggorokan. Tak lama kemudian pemerintah Amerika Serikat membajak penemuan-penemuan Robert Hutchings Goddard. Pada tahun 1951 janda Robert Hutchings Goddard dan yayasan Guggenheim, sponsor Robert Hutchings Goddard, menggugat pemerintah. Gugatanya berhasil dan meraka dapat ganti rugi dari pemerintah sebanyak $ 1000.000 kira kira 1 milyar rupiah bila dikurs dengan nilai rupiah sekarang.

Robert Hutchings Goddard lahir di Worcester, Massachussets, Amerika Serikat, pada tanggal 5 Oktober 1882. Robert Hutchings Goddard anak pengusaha kecil yang merangkap sebagai karyawan pembukuan dan penjual (salesman). Sejak kecil Robert Hutchings Goddard bertubuh lemah dan sakit-sakitan. Kegemaranya waktu di SD dan SMP membaca cerita khayal karangan HG Wells yang mengisahkan makhluk-mahkluk dari angkasa luar menyerang bumi. Robert Hutchings Goddard membuat buku harian. Pada suatu hari Robert Hutchings Goddard memanjat pohon dan ingin memanjat lebih tinggi lagi sampai planet mars. Ketika turun dari pohon tiba-tiba ia merasakan diciptakan tuhan untuk membuat roket yg kemudian berkembang jadi pesawat ruang angkasa.

Baca selanjuntnya...

Nikola Tesla, Penemu Medan Magnet Berputar

Sunday, September 18, 2011

Nikola Tesla adalah insinyur listrik Amerika Serikat, penemu medan magnet berputar (1883), penemu motor induksi (1883), penemu alternator frekuensi tinggi arus bolak_balik (1889), lampu tabung tanpa kawat pijar (1891), kumparan Tesla (1891), generator dua fase (1893), sistem pembangkit, transmisi, dan distribusi listrik arus bolak-balik (1893). Komunikasi tanpa kawat (1893), gelombang stasioner bumi (1899), kilat buatan (1900). Nikola Tesla mencoba membuat sistem penyiaran tanpa kawat, tapi gagal karena kekurangan biaya. Nikola Tesla meramalkan dengan tepat cara kerja radar (1917).

Nikola Tesla adalah seorang genius yang hampir setaraf dengan Edison. Meskipun tidak sekaliber Edison,  Nikola Tesla berhasil mengalahkan Edison di bidang sistem  pembangkit, transmisi, dan distribusi listrik. Zaman sekarang di seluruh dunia menggunakan sistem Tesla dan bukan sistem Edison. Nikola Tesla lahir di Smiljan, Croatia, sekarang di Yugoslavia, pada tanggal 9 Oktober 1856 dan meninggal di New York City pada tanggal 7 Januari 1943 pada umur 87 tahun. Ayah Nikola Tesla adalah seorang pendeta Orthodox. Ibunya tidak pernah duduk di bangku sekolah tapi sangat cerdas dan pandai menjahit. Waktu kecil Tesla suka melamun,suka mengarang puisi,tapi sangat disiplin terhadap dirinya sendiri dan selalu ingin membuat sesuatu setepat-tepatnya.

Nikola Tesla belajar di Universitas Teknologi di Graz. Austria, dan di Universitas Praha. Di Graz ia melihat dinamo buatan Gramme,insinyur belgia. Dinamo itu bila dibalik fungsinya jadi motor listrik. Maka timbullah cita-citanya untuk menciptakan medan magnet yang berputar. Pada tahun 1882 pada umur 26 tahun Nikola Tesla  bekerja di perusahaan Edison di Paris. Sesudah jam kerja Nikola Tesla membuat motor induksi yang selesai pada tahun berikutnya (1883). Pada tahun 1884 Nikola Tesla pindah ke Amerika Serikat dan bekerja pada perusahaan Edison. Nikola Tesla bertengkar terus-menerus dengan Edison dan pindah ke perusahaan litrik milik Westing house. Edison menjual listrik  arus searah. Nikola Tesla dan Westinghouse menjual listrik arus bolak-balik. Kedua perusahaan listrik itu bertengkar. Akhirnya Nikola Tesla dan Westinghouse-lah yang menang. Nikola Tesla tidak punya waktu untuk wanita.Ia tidak suka bergaul. Ia suka sekali memelihara burung merpati.

Baca selanjuntnya...

Max Born, Penyempurna Mekanika Kuantum

Sunday, May 15, 2011

Max Born adalah ahli fisika murni, mula-mula warga negara Jerman, kemudian jadi warga negara Inggris. Pada tahun 1954 bersama Walther Bothe, Max Born menerima hadiah Nobel untuk fisika karena karya-karyanya di bidang mekanika kuantum. Mekanika kuantum adalah cabang ilmu fisika matematika yang memberi uraian tentang gerak elektron, proton, neutron, dan partikel subatom (benda-benda yang lebih kecil dari pada atom). Max Born membuat telaah statistik tentang fungsi gelombang. Karyanya menggantikan teori kuantum yang di temukan Max Plank, ahli fisika Jerman, pada tahun 1900.

Max Born lahir di Breslau , Jerman, pada tanggal 11 Desember 1882. Kota Breslau sekarang bernama Wroclaw dan termasuk wilayah Polandia. Max Born meninggal di Gottingen pada tanggal 5 Januari 1970, pada umur 88 tahun. Max Born mendapat pendidikan di 4 universitas, ialah universitas Breslau, Heidelberg , Zurich , dan Gottingen. Max Born mendapat gelar doktor dari Universitas Gottingen pada umur 25 tahun (1907). Kemudian Max Born mengajar di Berlin Frankfurt am Main . Pada umur 39 tahun (1921) Max Born diangkat jadi guru besar di Universitas Gottingen . Max Born mengajar fisika teori atau fisika murni.

Pada tahun itu juga Max Born merumuskan kembali hukum kekekalan  energi atau hukum kekekalan energi atau hokum pertama termodinamika. Max Born membuat definisi yang tepat tentang kuantitas panas. Dengan demikian, Max Born menyajikan pernyataan matematik yang sangat memuaskan untuk hokum tersebut. Tiga orang ahli matematika di Universitas Gottingen mempengaruhi cara berpikir Born. Mereka itu adalah David Hilbert, Felix Klein, Dan Hermann Minkowski. Di Berlin Max Born berkenalan dan bersahabat dengan Max Planck dan Albert Einstein. Sebagai guru, Born memberi inspirasi kepada pemuda-pemuda yang sangatcerdas, yang kemudian jadi ahli matematika dan fisika yang termahsyur di seluruh dunia. Mereka adalah Enrico Fermi, Werner Heisenberg, dan J. Robert Oppenheimer.

Pada tahun 1924 Louis de Broglie, ahli fisika prancis, mengemukakan bahwa gelombang materi mengatur gerak partikel-partikel atom. Setelah mengetahui hal itu Erwin Schrodinger, ahli fisika Austria, mengembangkan system prosedur matematika dan konsep fisika yang disebut mekanika gelombang. Terutama atas dasar karya Schrodinger ini, Max Born mengambil kesimpulan bahwa gelombang materi menunjukkan kemungkinan hadirnya electron di suatu tempat. Interpretasi (tafsiran) Max Born atas persamaan gelombang Schrodinger ini sangat penting bagi teori kuantum yang baru.

Pada tahun 1926 Werner Karl Heisenberg, mahasiswa dan asisten Max Born, merumuskan hukum  pertama  teori kuantum yang baru. Max Born,yang sangat ahli di bidang matematika, segera mengembangkan teori tersebut dengan menggunakan matematika yang cermat dan sistematik. Teori kuantum yang baru ini kemudian terkenal dengan nama  mekanika kuantum. Mekanika kuantum lebih sempurna daripada teori kuantum Max Planck. Teori kuantum Max Planck lebih sempurna daripada mekanika Newton . Mekanika Newton tidak dapat dipakai untuk membahas benda-benda sekecil atom. Max Born bukanlah orang yang menemukan mekanika kuantum. Mekanika kuantum ditemukan oleh Werner Heisenberg dan Erwin Schrodinger. Born mendapat Hadiah Nobel karena menyempurnakan mekanika kuantum.

Disamping menyempurnakan mekanika kuantum, Max Born mengembangkan teori tumbukan partikel subatom. Teori ini dipakai untuk menyelesaikan problema partikel atom yang berserakan. Max Born dapat menjelaskan sifat kembar materi sebagai partikel dan gelombang.

Pada tahun 1933 Hitler jadi dictator di Jerman. Max Born menyuruh agar semua orang Yahudi dibunuh. Padahal Born orang yahudi. Karena tidak ingin dibunuh Hitler, Max Born melarikan diri ke Inggris, musuh Jerman. Di Inggris Born mendapat pekerjaan sebagai pengajar di Universitas Cambridge. Tiga tahun kemudian Max Born jadi guru besar di Universitas Edinburg. Pada tahun 1939 pecah Perang Dunia II. Max Born masuk warga Negara Inggris. Kemudian Max Born diangkat jadi anggota Lembaga Ilmu Pengetahuan Inggris.

Max Born pensiun pada tahun 1953 dan kembali ke Jerman, ke Gottingen. Sisa hidupnya Max Born gunakan untuk mengarang buku dan menulis banyak artikel. Max Born menerbitkan sejumlah karya termasuk, The Restless Universe, Einsteins Theory of Relativity (1924), dan Natural Philosophy of Cause and Chance. Selain itu karyanya juga dibukukan dengan judul Karya Pilihan dan terbit pada tahu 1963. Max Born mengutuk penyalahgunaan ilmu pengetahuan untuk kepentingan perang. Max Born berpendapat bahwa para ilmuwan bertanggung jawab atas penggunaan energi nuklir dalam perang dan dalam waktu damai.

Baca selanjuntnya...

Sir William Crookes, Ahli Kimia Penemu Tabung Crookes

Friday, February 4, 2011

Sir William Crookes adalah ahli fisika dan kimia Inggris, penemu talium (1861), radio metar (1875), Tabung Crookes (1875) dan Spintariskop (1903). Sir William Crookes lahir di London pada tanggal 17 juni 1832 dan meninggal di London juga pada tanggal 4 april 1919 pada umur 87 tahun ayah Sir William Crookes adalah seorang tukang jahit miskin tapi kemudian jadi kaya raya karena jual beli tanah. Pada umur 16 tahun Sir William Crookes masuk Royal College jurusan kimia di bawah asuhan August Wilhelm von Hofmenn. Kuliahnya selesai ketika Sir William Crookes berumur 19 tahun. Kemudian ia bekerja di berbagai tempat.

Pada umur 22 tahun Sir William Crookes jadi pengawas departemen meteorologi di laboratoriom Radcliffe, Oxford. Tahun berikutnya Sir William Crookes mendapat kedudukan di College Of Science di Chester,Chesfire. Setelah Ayahnya meninggal, Sir William Crookes mendapat warisan seharga jutaan rupiah. Minatnya pada ilmu makin besar. Mula-mula Sir William Crookes tertarik pada seni fotografi. Kemudin Sir William Crookes tertarik pada media massa ilmiah. Pada tahun 1856, Sir William Crookes mendirikan laboratorium pribadi dan sejak itu Sir William Crookes sibuk mengadakan riset. Pada tahun 1857 Sir William Crookes jadi editor jurnal milik London Photoghrapic Society. Dua tahun kemudian, Sir William Crookes mendirikan majalah berita kimia.

Sir William Crookes sangat tertarik pada iklan Kirchhoff, ahli fisika Jerman. Pada tahun 1847, Kirchhoff Bunsen menemukan analisis spektrum. Mereka menunjukkan bahwa tiap unsur memancarkan cahaya bila dipanaskan hinggaa berpijar. Bila diuraikan dengan prisma, cahaya itu akan berubah jadi garis-garis cemerlang. Tiap unsur menghasilkan pola garis cahaya tertentu. Pada tahun 1861 ketika Crookes sedang mempelajari senyawa yang mengandung selenium, tiba-tiba ia melihat garis hijau indah pada spektrumnya. Garis semacam itu tak terdapat pada unsur lain. Hal ini berarti ia menemukan unsur baru yang ia beri nama talium, perkataan Yunani yang artinya ranting hijau.

Pada tahun 1875 Sir William Crookes membuat tabung hampa udara yang lebih baik mutunya dari pada tabung buatan Geissler. Tabung itu kemudian terkenal dengan nama tabung Crookes. Tabung Crookes berjasa besar kepada ilmu pengetahuan. Pada tahun 1895 Roentgen mengadakan eksperimen dengan tabung Crookes dan menemukan sinar-X. Pada tahun 1897 Thomson mengadakan eksperimen dengan tabung Crookes dan menemukan elektron.

Baca selanjuntnya...

Rudolf Julius Emanuel Clausius : Ahli Fisika Matematik, Penemu Hukum Termodinamika II

Friday, January 21, 2011

Rudolf Julius Emanuel Clausius (1822-1888) adalah ahli fisika matematik Jerman, penemu hukum termodinamika II, penemu entropi, penemu teori elektorolisis, doktor, guru besar, dan pengarang. Clausius lahir di Koslin, Prusia, sekarang di Koszalin, Polandia, pada tanggal 2 Januari 1922 dan meninggal di Bonn tanggal 24 Agustus 1888, sekarang di Jerman pada umur 66 tahun.

Clausius kuliah di Unervisitas Berlin dan mendapat doktor dari Halle pada tahun 1848 ketika berumur 26 tahun. Dua tahun kemudian (1850) Clausius diangkat menjadi guru besar fisika di sekolah mesin dan artileri di Berlin, pada tahun 1867 Clausius jadi guru bedar fisika di Unirvesitas Wurzburg sampai tahun 1869. Kemudian Clausius mengajar di Universitas Bonn.

Clausius adalah ahli fisika teori atau fisika murni. Clausius tidak mengadakan experimen. Clausius menerapkan matematika untuk membuat teori yang dapat menjelaskan. Hasil pengamatan dan exprimen orang lain. Pada tahun 1850 Clausius membuat karya tulis yang mengungkapkan penemuannya, ialah hukum termodinamika II dan entropi termodinamika adalah cabang fisika yang mempelajari energi dan semua bentuk perubahanya terutama menganai hubungan panas dan kerja.

Hukum termodinamika II berbunyi “Panas tidak dapat dengan sendirinya berpindah dari badan yang lebih dingin ke badan yang lebih panas”. Di alam semesta terjadi decara terus – menerus perpindahan panas atau energi dari badan angkasa yang panas ke badan angkasa yang dingin. Maka berabad-abad kemudian semua panas atau energi akan terbagi merata keseluruh bagian alam semesta. Keadaan seimbang ini disebut entropi. Ini berarti dunia kiamat, karena semua gerak dan kehidupan berhenti.

Clasius juga mengemukakan teori elektrolisis atau elektrolisa, ialah penguraian zat cair denga aliran listrik searah. Para ilmuan sebelumnya berpendapat bahwa dalam entrolisis, air terurai menjadi hidrogen dan oksigen karena gaya listrik. Tapi Clasius berpendapat bahwa atom-atom molekul selalu bertukar. Gaya listrik hanya megarahkan pertukaran itu.

Baca selanjuntnya...

Arthur Holly Compton, Ahli Fisika Penemu Efek Compton Dan Penemu Istilah Foton

Saturday, July 5, 2008

Arthur Holly Compton (1892-!962) adalah ahli fisika Amerika Serikat, penemu efek Compton, penemu istilah foton, doktor, pengarang, guru besar, direktur Metallurgica Atomic Projeck dan ikut membuat bom atom.

Bersama Charles T.R Willson pada tahun 1927 Conpton mendapat Hadiah Nobel untuk fisika karena menemukan blok Compton adalah bertambah besarnya gelombang sinar-x dan radiasi elektromagnetik kuat yang lain yang telah dihamburkan oleh elektron-elektron. Efek Compton penting sekali karena dapat membuktikan kebenaran teori kuantum.

Compton lahir di Wooster, Ohio, Amerika Serikat, pada tanggal 10 September 1892 dan meninggal di Berkeley, California, pada tanggal 15 Maret 1962 pada umur 70 tahun. Ayahnya pendeta dan dekat Wooster College. Pada umur 21 tahun Compton tamat dari Wooster College. Tiga tahun kemudian ia mendapat gelar doktok dari Universitas Princeton. Sesudah itu selama satu tahun, ia mengajar fisika di Universitas Minnesota kemudian ia bekerja sebagai insinyur pada perusahaan lampu Westinghouse di Petersburgh. Pada tahun 1919 ia belajar lagi pada Rutherford di Universitas Cambridge.

Pada tahun 1900 Maxplanck mengemukakan teori kuantun. Teori itu mengatakan bahwa cahaya bukan lah menglir seperti air yang keluar dari keran, tapi seperti butir-butir peluru yang dimuntahkan oleh senapan mesin. Butir peluru istilah ilmiahnya paket energy yang diskret. Tapi itu baru teori, baru hipotesis, belum terbukti kebenaranya.

Dua puluh tahun kemudian (1920) Compton tertarik pada tingkah laku sinar-X yang aneh. Ia mengarahkan sinar-X itu pada keping tipis berelium dengan perkataan lain ia menembakkan foton pada elektron. Apa yang ter jadi? Sinar-X itu berhamburan dan elektron tergeser. Sebagian sinar-X yang terhambur panjang gelombangnya bertambah besar. Ini berarti bahwa cahaya atau energi, yang bersifat gelombang, juga mempunyai sifat lain, ialah bersifat partikel atau butir peluru. Partikel ini oleh Planck disebut kuantum, oleh Compton disebut foton. Dengan demikian Compton berjasa besar karena ia mampu membuktikan bahwa cahaya terdiri dari paket-paket energi yang diskret.

Baca selanjuntnya...

Sir James Chadwick, Ahli Fisika Penemu Netron

Sunday, June 15, 2008

Sir James Chadwick (1891 – 1974) adalah ahli fisika Inggris penemu netron, pemenang Hadiah Nobel, guru besar, teman kerja Rutherford, anggota Royal Society, penerima Medali Franklin, Medali Copley, US Medal for Merit, atas jasanya mengepalai tim Inggris pada Proyek Manhattan yang membuat bom atom.

Sir James Chadwick lahir di Manchester, Lancashire, Inggris, pada tanggal 20 Oktober 1891 dan meninggal di Cambridge pada tanggal 24 Juli 1974 pada umur 83 tahun. Pada tahun 1911 pada umur 20 tahun, ia selesai kuliah di Universitas Manchester. Dua tahun kemudian ia mendapat beasiswa. Ia kuliah di Universitas Berlin. Pada tahun 1914 ia merupakan orang pertama yang memperoleh spektrum.

Energi partikel beta dari bahan radioaktif. Hal ini ikut menyebabkan Wolfgang Pauli memastikan adanya netrino. Pada tahun 1920 Chadwick merupakan orang pertama yang mengukur hamburan partikel alfa dan menemukan muatan listrik pada inti.

Sejak tahun 1919 ia bekerja sama dengan Rutherford. Mereka berdua membuat transmutasi buatan dengan jalan menembakkan partikel alfa pada unsur-unsur. Mereka berdua giat sekali mempelajari atom. Pada tahun 1897 Thomson menemukan elektron. Pada tahun 1911 Rutherford menemukan proton. Kita sudah tahu bahwa atom terdiri dari elektron dan inti. Inti terdiri dari proton dan netron. Tapi waktu itu netron belum ditemukan orang.

Pada tahun 1930 Walther Bothe dan H. Becker yang sedang mengadakan riset di Jerman mengebom (menembak, menumbuk) berilium dengan partikel alfa. Akibatnya timbullah sinar yang sangat kuat daya tembusnya. Ia mengira sinar itu gamma yang bertenaga tinggi. Pada bulan Januari 1932 Irene dan Frederic Joliot-Curie di Perancis mengulang eksperimen tersebut. Mereka menemukan bahwa sinar itu melemparkan proton dari bahan-bahan yang mengandung bahan hidrogen. Tapi mereka tidak memberi tafsiran apap-apa mengenai sinar tersebut. Pada saat ini di Inggris Chadwick juga sedang mengadakan eksperimen yang sama. Pada akhir bulan Februari tahun itu juga (1932) Chadwick berhasil menafsirkan dengan betul sinar itu. Sinar itu tidak bersifat gelombang elektromagnetik, daya tembusnya sangat kuat, tidak terpengaruh oleh medan listrik, dengan mudah menyepak proton keluar. Akhirnya Chadwick menyebut partikel itu netron, sesuai dengan saran Rutherford.

Baca selanjuntnya...

Donald William Kerst, Ahli Fisika Penemu Betatron

Tuesday, June 10, 2008

Donald William Kerst ( 1911- 1993 ) adalah ahli fisika Amerika Serikat, penemu betatron. Betatron adalah pesawat untuk mempercepat electron. Kerst menemukan betatron di universitas lllinois pada tahun 1940.

Donald William Kerst lahir di Galena, lllinous, Amerika Serikat, pada tanggal 1 November 1991 dan meninggal pada 19 Augustus 1993. ia mengikuti kuliah di Universitas Wisconsin dan mendapat gelar doctor pada tahun 1937 pada umur 26 tahun. Tahun berikutnya ia menjadi dosen fisika di universitas lllinois. Pada tahun 1943 ia diangkat jadi guru besar dan bergabung dengan para ilmuwan yang bertugas membuat bom atom di Los Alamos, New Mexico.

Pada tahun 1932 cockcroft, ahli fisika inggris, bersama Walton menemukan generator. Mereka menggunakan generator itu untuk mengdisintegrasikan atom-atom litium dengan jalan mengebom atau menembakinya dengan proton. Jenis akselerator ini ternyata sangat berguna dalam laboratorium. mereka melanjutkan risetnya di bidang pemecahan atom-atom yang lain dan menegaskan bahwa akselerator adalah alat yang penting untuk riset nuklir. Akselerator adalah alat untuk mempercepat partikel subatom. Misalnya proton di percepat dengan kecepatan yang sangat tinggi (500 keV) R.J. Van de Graaf, ahli fisika Amerika Serikat, juga membuat akselerator.

Ada beberapa macam akselerator. Ada yang besar, ada yang kecil. Ada yang kuat, ada yang lemah. Namanya pun bermacam-macam. Ada yang diberi nama siklotron. Ada yang diberi nama sinkrotron. Ada yang diberi nama batatron dan ada pula yang bernama mikrotron. Bentuk tabung hampanya juga bermacam-macam. Ada yang lurus seperti laras senapan. Ada yang berbentuk gelang separti kue donat. Akselerator yang kecil kira-kira sebesar komputer pribadi. Akselerator yang besar mencapai ukuran beberapa ribu meter. Misalnya panjang tabung hampanya dapat mencapai 3,5 kilometer. Tabung hampa akselerator yang berbentuk gelang dapat luas sekali. Garis tengah keliling tabung hampa itu (garis tengah bentuk gelang) dapat mencapai 2 kilometer.

Kerst membuat betetron pada tahun 1939 dan menggunakannya pada tahun 1940. cara kerja betatron mirip cara kerja transformator listrik. Betatron itu mempunyai tabung hampa berbentuk gelang seperti kue donat. Tabung tersebut ditaruh diantara dua kutub electromagnet arus bolak-balik. Electron ditembakkan kedalam tabung hampa dari senapan electron. Magnet menghasilkan fluks magnetic didalam tabung hampa. Kekuatan medan magnet ditambah dan mempertinggi voltase didalam tabung. Voltase ini mempercepat gerak elektron. Elektron itu bergerak keliling didalam tabung seperti mobil balap dalam stadion berbentuk gelang. Penemuan kerst yang paling penting ialah medan magnet yang dapat mengendalikan elektron itu hingga elektron bergerak keliling dalam orbit yang tetap.

Bila elektron sudah mencapai kecepatan tertinggi, elektron tersebut ditabrakkan pada inti atom. Tabrakan ini menghasilkan sinar-X yang kuat dan sinar gamma. Didalam rumah-rumah sakit sinar-X dipakai untuk ‘melihat’ tulang yang retak, paru-paru yang sakit, atau organ-organ tubuh yang lain yang mempunyai kelainan. Didalam industri sinar-X dipakai antara lain untuk ‘melihat’ keretakan dalam baja-baja yang tebal atau bagian-bagian mesin yang rusak. Betatron yang dipakai di rumah sakit dan pabrik hanya berukuran kecil dan mudah dibawa kesana kemari. Kekuatanya hanya sekitar 22 juta elektron volt.

Pada tahun 1950 di universitas lllinois kerst membuat batatron yang berkekuatan 300.000.000 elektron volt (300 meV). Elektron bergerak di dalam tabung hampa yang bergaris tengah 4 meter. Dalam waktu kurang dari lima perseribu detik, elektron mengorbit 140.000 kali dan bergerak sejauh 1.370 kilometer. Kecepatanya hampir menyamai kecepatan cahaya. Betatron tersebut menggunakan electromagnet seberat 30 metrik ton atau 330.000 kilogram. Padahal electromagnet dalam betatron 20 MeV hanya berbobot 4 ton. Betatron memang mempunyai kelemahan. Makin kuat betatron itu makin banyak membutuhkan besi dan makin besar pula energi elektron yang terbuang. Untuk mengatasi hal itu orang membuat sinkrotron elektron.

Baca selanjuntnya...

John Dalton, Ahli Fisika Dan Kimia penemu Teori Atom Dan Hukum Dalton

Thursday, June 5, 2008

John Dalton (1766-1844) adalah ahli fisika dan kimia Inggris, penemu Teori Atom, penemu Hukum Dalton, hukum Proporsi Ganda, Daltonisme, Tanda Atom, daftar bobot atom, penemu sebab hujan, perintis meteorolgi, pengarang, guru, doktor, dan anggota Royal Society. Ia tidak pernah kawin karena katanya tidak punya waktu.

John Dalton lahir di Eaglefield, Cumberland, Ingris, pada tangal 6 September 1766 dan meninggal di Manchester pada tangal 27 Juli 1844 pada umur 78 tahun. Karena menemukan teori atom yang ilmiah dan bukan seperti teori atom Democritus yang filosofis dan spekulatif maka ia disebut bapak teori atom.

Dalton lahir di Eaglefield, desa kecil sebelah barat laut Inggris. Ayahnya tukang tenun dan mempunyai enam orang anak. Ayah Dalton miskin hingga tidak mampu menyekolahkan anaknya sampai tingkat menengah. Pada umur 11 tahun Dalton terpaksa putus sekolah dan harus mencari nafkah sendiri. Ayah Dalton dan Dalton adalah penganut sebuah aliran agama yang disebut Quaker. Dalton anak sederhana yang suka sekali belajar sendiri, sehingga ia lebih pandai dari teman sebayanya. Malam hari ia belajar matematika. Pad umur 12 tahun ia menjadi guru. Tapi gajinya kecil sekali, hanya 5 shiling satu minggu.

Dua tahun kemudian ia mencari pekerjaan lain dan mendapat pekerjaan sebagai buruh tani. Ternyata pekerjaan itu kurang cocok baginya. Maka pda umur 15 tahun ia jadi guru lagi di Kendal sampai diangkat jadi kepala sekolah pada tahun 1793 pada umur 27 tahun. Kemudian ia pindah ke Menchester. Disini ia bertemu dengan John Gough, ahli filsafat alam dan matanya buta. Gough mengajar Dalton matematika dan filsafat alam. Bahkan Gough menolong Dalton mencari pekerjaan. Karena bantuan Gough, Dalton mendapat kedudukan sebagai guru di New College di Menchester.

Dalton tertarik pada meteorologi pada umur 21 tahun. Sejak itu sampai ajalnya ia mencataat hasil pengamatannya. Selama 57 tahun ia mencatat 200.000 observasi. Pada umur 27 tahun bukunya yang berjudul Esai dan Observasi Meteorologik terbit. Dalton menderita sakit buta warna. Ia tidak dapat melihat warna merah dan hijau.baginya warna merah seperti coklat. Ia secara ilmiah ia menulis pengalamanya sebagai penderita buta warna. Buta warna merah dan hijau yang menyarang Dalton ini kemudian disebut Daltonisme.

Baca selanjuntnya...

Marie Sklodowska Curie, Ahli Fisika Dan Kimia Penemu Polonium Dan Radium

Friday, March 14, 2008

Marie Sklodowska Curie (1867-1934) adalah ahli fisika dan kimia Prancis, istri Piere Curie, ibu Irene dan Eve Marie Curie adalah orang pertama di dunia yang mendapat dua kali Hadiah Nobel, yang pertama untuk fisika, yang kedua untuk kimia. Marie Sklodowska Curie juga wanita pertama di dunia yang jadi guru besar di Sorrebone.

Irene bersama Frederic Joliot, suaminya, juga mendapat Hadiah Nobel untuk kimia pada tahun 1935 karena membuat unsur baru yang radioaktif. Eve terkenal karena menulis riwayat hidup ibunya, Bersama Becquerel dan Pierre Curie pada tahun 1903 Marie Curie mendapat Nobel untuk fisika karena menemukan radio aktivitas. Pada tahu 1911 Marie Curie mendapat Hadiah Nobel untuk kimia karena menemukan Polonium, Radium, dan mengisolir Radium.

Marie Curie lahir di Warsawa, Polandia, pada tanggal 7 November 1867 dan meninggal di Savoy, Perancis, pada 4 Juli 1934 pada umur 67 tahun karena menderita karena sakit kanker darah, akibat terlalu banyak terkena sinar radio aktif ketika menyelidiki dan memisahkan Radium. Ayahnya guru fisika dan ibunya kepala sekolah. Di Polandia ia bernama Manya Sklodowska. Nama itu berubah menjadi Mania, Marja, Marya, dan akhirnya di Perancis menjadi Marie. Orang tua Marie beranak lima orang.

Marie adalah anak yang paling muda. Sejak kecil ia cerdas dan kuat ingatanya. Pada umur 15 tahun ia lulus Sekolah Menengah dengan nilai tertinggi. Tapi malang orang tuanya miskin. Pada umur 17 tahun Marie terpaksa mencari nafkah dengan menjadi guru privat. Pada waktu itu Polandia dibawah kekuasaan Rusia, seperti zaman sekarang. Marie ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi, tapi pada waktu itu di Polandia gadis dilarang masuk universitas.

Oleh karena itu setelah tabunganya cukup, ia pindah ke Paris dan dan kuliah di Sorebonne, bagian dari Universitas Paris. Pada tahu 1894 ia bertemu dengan Peirre Currie. Tahun berikutnya mereka melangsungkan pernikahan. Pada tahun 1896 Henri Becquerel menemukan sinar yang mirip dengan sinar-X pada Uranium. Marie Curie segera mampelajari sinar itu. Pada tahun 1898 Marie menemukan Torium dan menciptakan istilah radio aktivitas. Pada tahun itu juga ia menemukan Polonium dan Radium.

Baca selanjuntnya...

Gabriel Daniel Fahrenheit, Termometer Air Raksa Dengan Skala Fahrenheit

Monday, February 4, 2008

Gabriel Daniel Fahrenheit (1686 – 1736) atau yang dikenal dengan FAHRENHEIT adalah ahli fisika Jerman, penemu termometer alkohol (1709) dan termometer air raksa (1714) dengan skala Fahrenheit. Ia juga menemukan bahwa air dapat tetap cair di bawah titik beku dan bahwa titik didih zat cair berubah menurut tekanan atmosfer. ia lahir da Danzig. Sekarang Gdansk, Polandia. Pada tanggal 14 Mei 1686 dan meninggal di Den Haag. Belanda, pada tanggal 16 September 1736 pada umur 50 tahun. Sejak kecil ia pindah ke Amsterdam. Di sana ia belajar fisika, ilmu dagang dan cara membyat perakatan. Pada umur 31 tahun ia mencari nafkah dengan jalan membuat alat-alat meteorologi.

Pada tahun 1708 pada umur 22 tahun, Fahrenheit bertemu dengan Ole Romer, ahli astronomi Denmark. Ole Romer meninggal pada tahun 1710. Beberapa tahun sebelum meninggal Ole Romer membuat termometer dengan skala sebagai berikut: 60o untuk titik didih air, 8o untuk titik leleh es, dan 22½o untuk panas darah atau suhu tubuh manusia. Untuk mengamati cuaca, Ole Romer jarang menggunakan bagian atas skalanya. Fahrenheit tahu kelemahan skala Ole Romer.

Tahun berikutnya (1709) Fahrenheit membuat termometer yang diisi dengan alkohol. Ia segera tahu bahwa alkohol kurang baik untuk dijadikan alat ukur suhu karena alkohol mendidih pada suhu rendah. Kecuali itu, jika alkohol dicampur dengan air, volumenya berubah sesuai perubahan suhu.Maka ia lalu mencoba menggunakan zt cair lain. Ia mengadakan berpuluh – puluh percoban selama 5 tahun. Pada tahun 1714, ia berhasil membuat termometer yang diisi merkuri atau air raksa. Ia memperbaiki skala Ole Romer.

Sepuluh tahun kemudian (1724) Fahrenheit melaporkan penemuannya kepada Royal Society, Lembaga Ilmu Pengetahuan Inggris. Termometer Fahrenheit menggunakan skala sebagai berikut : 32o untuk titk beku, 96o untuk suhu tubuh manusia, 212o untuk titik didih. Karena penemuannya itu, Fahrenheit diangkat jadi anggota Royal Society. Enam belas tahun kemudian, skala Fahrenheit jadi sangat populer dan mengungguli skala yang lain, karena pada zaman itu terdapat 35 macam skala. Termometer Fahreheit dipakai di Inggris, Amerika Serikat, Kanada, Afrika Selatan, Australia, dan Selandia Baru.

Baca selanjuntnya...

John William Struut Lord Reileigh, Ahli Fisika Penemu Argon

Saturday, January 12, 2008

John William Struut Lord Reileigh (1842 – 1919) adalah ahli fisika Inggris, pemenang Hadiah Nobel untuk fisika (1904) karena menemukan dan mengisolir Argon (1895) bersama Ramsay (ahli kimia Scotlandia). Reileigh juga membuat penemuan-penemuan fundamental di bidang akustika dan optika.

John William Struut Lord Reileigh memberikan sumbangan-sumbangan penting hampir di semua bidang fisika klasik. Kecuali ahli fisika, Rayleigh juga rektor Universitas Cambridge, direktur laboratorium, presiden Royal Society, dan pengarang. Rayleigh lahir di Terling Place, Witham, Inggris, dan meninggal di Terling Place juga pada tanggal 30 Jui 1919 pada umur 77 tahun. Nama kecilnya Strutt. Tapi karena pada umur 31 tahun ia mendapat gelar warisan ayahnya, maka sejak itu ia terkenal dengan nama Lord Rayleigh. Lord adalah gelar bangsawan.

Waktu kecil Rayleigh sakit-sakitan hingga sekolahnya tidak teratur. Bahkan ia terpaksa harus meninggalkan bangku sekolah. Pada umur 15 tahun (1857) ia belajar di rumah dengan bimbingan guru privat. Empat tahun kemudian (1861) ia masuk Triniti College Cambridge, sampai mendapat gelar GA. Ia mendapat penghargaan tertinggi untuk Matematika dari sini sudah tampak keahliannya yang menonjol yang akan memegang peranan penting dalam karya-karyanya di masa datang. Ia tertarik dari segi matematika dan eksperimen ilmu fisika. Pada umur 26 tahun (1868) ia membeli peralatan ilmiah untuk mengadakan riset. Disamping itu ia rajin sekali membuat catatan dan mengarang. Dalam karya tulisnya yang pertama, yang terbit pada tahun 1869, ia menerangkan teori electromagnet Jamesclerk Maxwell, dengan jelas dan mudah dimengerti oleh orang awam.

Pada umur 29 tahun (1871) ia kawin dengan Evelyn Balfour, adik Arthur James Balfour, politikus dan negarawan terkenal tapi kesehatan Rayleigh tetap lemah. Ia mendapat serangan demam rematik. Serangan penyakitnya begitu hebat hingga hampir saja jiwanya melayang. Atas anjuran dokter ia beristirahat di Mesir. Selama libur ia berlayar ke hulu sungai Nil sambil mengarang buku. Buku itu kemudian beri judul “Teori Bunyi”. Jilid pertama terbit pada tahun 1877, jilid kedua terbit pada tahun berikutnya. Buku itu merupakan karya terkemuka dalam bidang akustika.

Selama hidupnya ia suka menyelidiki gelombang dan getaran. Ia menyelidiki gelombang electromagnet, getaran udara, getaran benda padat yang elastis, getaran gas, dan gempa. Ia membuat persamaan matematika untuk menerangkan hamburan cahaya (efek Tyndall) dan cara distribusi panjang helombang dalam radiasi badan gelap. Dengan persamaan matematikanya ia mengukuhkan efek Tyndall. Tapi karya itu bukanlah karya Rayleigh, yang terbesar.

Pada tahun 1815, William Prout, ahli kimia Inggris, mengajukan sebuah hipostesis. Menurut Prout bobot atom unsur-unsur merupakan perkalian bobot atom hydrogen. Lebih dari setengah abad para ilmuan mengikuti hipotesis Prout. Rayleigh tidak mau percaya begitu saja pada pendapat Prout ia segera mengadakan penyelidikan tentang gas. Ia mengukur dengan cermat densitas (kerapatan) gas-gas. Pada tahun 1882 ia menemukan bahwa bobot atom oksigen bila dibanding dengan bobot atom hidrogen bukanlah 16 : 1, seperti hipotesis Prout, tapi 15,882 : 1. maka tumbanglah hipotesis Prout.

Ketika menyelidiki Oksigen Rayleigh menemukan bahwa densitas Oksigen selalu sama, baik Oksigen yang berasal dari senyawa. Namun pada waktu menyelidiki Nitrogen Rayleigh menemukan sesuatu yang aneh. Densitas Nitrogen yang berasal dari udara selalu lebih tinggi daripada densitas Nitrogen yang berasal dari senyawa lain, misalnya yang berasal dari Amoniak. Karena tidak dapat memecahkan teka-teki ini Rayleigh minta bantuan Ramsay, ahli kimia Scotlandia. Akhirnya Rayleigh berhasil menemukan gas mulia yang pertama di dunia dan kemudian disebut Argon kata Yunani. Yang artinya “lamban”, itulah penemuan Rayleigh yang terbesar. Zaman sekarang Argon banyak dipakai dalam bola lampu listrik biasanya dalam lampu floresen. Karena sifatnya yang lambat, Argon juga banyak dipakai dalam pengelasan busur listrik dan dalam pembuatan baja bermutu tinggi.

Baca selanjuntnya...

Charles Augustin de Coulomb, Ahli Fisika Penemu Hukum Coulomb

Thursday, December 20, 2007

Charles Augustin de Coulomb (1736-1806) adalah ahli fisika Prancis. Penemu Hukum Coulomb (1785), penemu neraca punter (torsi, 1777), insinyur militer, inspektur jenderal pendidikan, dan pengarang. Ia lahir di Augouleme, Prancis, pada tanggal 14 Juni 1736 dan meninggal di Paris pada tanggal 23 Agustus 1806 pada umur 70 tahun.

Charles Augustin de Coulomb sangat masyhur karena dapat mengukur gaya listrik dan gaya magnetic dengan teliti. Untuk menghormatinya namanya diabadikan sebagai satuan muatan listrik, ialah couloumb (disingkat C). Satu couloumb = banyaknya muatan listrik yang mengalir lewat suatu penghantar selama satu detik, bila besar arus satu ampere.

Hukum Couloumb berbunyi sebagai berikut:”Gaya tarik atau gaya tolak dua benda yang bermuatan listrik berbanding terbalik dengan kuadrat jaraknya dan berbanding lurus dengan besar masing-masing muatan”. Untuk mengukur gaya listrik, Couloumb mempergunakan neraca punter atau neraca torsi yang sangat peka.

Couloumb berasal dari keluarga bangsawan. Ia bersekolah di Institute Teknologi di Mezieres, sebuah perguruan Tinggi Teknologi pertama di dunia. Disitu ia mendapat pengetahuan murni dan terapan. Sesudah menggondol gelar insinyur, Couloumb masuk Korp Insinyur Kerajaan. Pada umur 28 tahun (1764) ia dikirim ke India Barat. Ia bertugas mengawasi pembangunan benteng di Martinique. Ia bekerja disana selama 10 tahun. Kesehatannya makin lama makin buruk. Maka pada tahun 1776 ia kembali ke Paris dan menghabiskan waktunya untuk mengadakan reset ilmiah. Tahun berikutnya (1777) ia menemukan neraca punter. Napoleon Bonaparte mengangkatnya jadi inspektur jenderal pendidikan.

Pada tahun 1779 ia mempelajari dan menganalisis gaya gesek pada bagian-bagian mesin yang berputar.Dengan demikian Couloumb adalah orang pertama di dunia yang mengemukakan teori pelumasan. Pada tahun itu juga ia menemukan cara untuk bekerja di bawah air. Dengan begitu ia merintis pembuatan alat kerja di bawah permukaan air yang disebut caisson. Couloumb juga mengadakan riset mengenai kincir angina, dan mengenai elastisitas logam dan serabut sutera.

Baca selanjuntnya...

Louis Victor duc De Broglie, Ahli Fisika Penemu Sifat Gelombang Electron

Tuesday, December 4, 2007

Louis Victor duc De Broglie ( 1892 - 1987 ) adalah ahli fisika murni Perancis, Penemu sifat gelombang electron, pengarang, guru besar, doctor, pemenang Hadiah Nobel, Anggota Lembaga Ilmu Pengetahuan Perancis dan Inggris, bangsawan. Ia lahir di Dieppe, Perancis, pada tanggal 15 Agustus 1892, ia keturunan orang bangsawan yang berkedudukan tinggi di Perancis. Broglie sebenarnya nama kota kecil di Normandia. Kemudian nama ini berubah jadi nama keluarga. Sejak abad ke- 17 dari keluarga ini muncul tokoh-tokoh militer, politik dan diplomat terkenal.

Dalam buku pelajaran fisika De Broglie dipakai sebagai nama ahli fisika yang mengajukan hipotesis, bahwa electron bersifat gelombang. De Broglie hanya membuat hepotesis atau teori. Ia tidak pernah dan tidak suka mengadakan eksperimen. Ia tidak pernah membuktikan, bahwa elektron bersifat sebagai gelombang. Tapi karena kemudian ternyata bahwa teorinya benar, maka pada tahun 1929 ia mendapat Hadiah Nobel untuk fisika. Peristiwa itu membuktikan bahwa intuisi kadang-kadang berada di atas akal sehat dan eksperimen. Bagaimana asal mulanya De Broglie menemukan hipotesis itu ?

Mula-mula De Broglie ingin jadi diplomat. Maka ia bersekolah dan kuliah di jurusan sejarah. Pada umur 17 tahun ia berhasil mendapat gelar di bidang sejarah. Tapi tiba-tiba ia mendengar tentang penemuan Max Planck dan Albert Einstein. Max Planck menemukan foton. Einstein menemukan, bahwa massa sama dengan energi. Sejak itu De Broglie sangat tertarik pada fisika. Maka pada umur 18 tahun ia masuk Universitas Sorbonne jurusan fisika teori. Empat tahun kemudian pecah Perang Dunia I (1914 – 1918). De Broglie diangkat jadi petugas radio di menara Eiffel. Di sini ia berhadapan langsung dengan gelombang radio. Pikirannya penuh dengan pertanyaan tentang gelombang. Sesudah perang selesai, ia melanjutkan kuliahnya.

Pada tahun 1923 A.H. Compton menemukan bahwa cahaya memiliki sifat kembar sebagai gelombang dan sebagai partikel. Penemuan ini menyebabkan De Broglie berpikir sebagai berikut, “ Kalau cahaya bersifat gelombang dan partikel, maka partikelpun dapat bersifat gelombang!” Hipotesis ini dibuktikan kebenarannya oleh Clinton Davisson dan Lester Germer pada tahun 1927. Keduanya ahli fisika Amerika Serikat.

Baca selanjuntnya...

Otto Hahn, Ahli Kimia Dan Fisika Penemu Pembelahan Inti (Fisi Nuklir)

Wednesday, November 28, 2007

Otto Hahn (1879-1968) adalah ahli kimia dan fisika Jerman, penemu pembelahan inti (fisi nuklir,1938), penemu radioactinium (1905), mesothorium (1907) dan protakkctinium (1917), doktor, guru besar, pengarang, Presiden Kaiser Wilhelm Society (1948-1960). Bersama Frietz Strassmann ia mendapat hadiah Nobel untuk kimia pada tahun 1944.

Hahn lahir di Frankfffurt am main, Jerman, pada tanggal 8 maret 1879 dan meninggal di Gottingen, Jerman, pada tanggal 28 Juli 1968 pada umur 89 tahun karena jatuh. Pada umur 66 tahun tubuhnya masih kokoh kuat. Pada umur setua itu ia suka mendaki gunung dan menjaga kondisi tubuhnya dengan lari pagi tiap hari.

Ayah Hahn tukang kaca, ia mengharakan Hahn jadi arsitek. Hahn sendiri ingin bekerja di sebuah perusahaan. Ketika masih di SMA, Hahn tidak tampak akan jadi orang terkemuka. Kepandaiannya sedang-sedang saja. Meskipun di rumah keadaannya serba sederhana dan jauh dari minuman keras, namun setelah jadi mahasiswa sifat Hahn jadi lain. Ia suka minum bir, menghisap cerutu, dan mengejar-ngejar gadis. Pada waktu itu ia membolos tidak ikut kuliah fisika dan matematika karena ingin mengikuti kuliah filsafat dan seni. Meskipun hidup dengan gaya semacam itu ia berhasil mendapat gelar doktor paa tahun 1901 pada umur 22 tahun.

Tiga tahun kemudian ia pergi ke Inggris karena ingin belajar bahasa Inggris. Ia melamar pekerjaan dan diterima di Universitas College. Di sini ia bertemu dengan Sir William Ramsay, ahli kimia Skotlandia, penemu Helium, Neon , Argonkripton, Xenon dan Radon. Hahn diberikan tugas memurnikan penyiapan radium kasar, ternyata Hahn seorang ahli eksperimen yang mengagumkan.satu tahun kemudian ia menemuka zat radio aktif yang ia beri nama Radiothorium(1905).

Pada tahun 1930-an Enriko Fermi, ahli fifika italia, mengebom Uranium, unsur alam yang paling berat. dengan netron.ialah partikel subatom yang tidak bermuatan listrik. Pengeboman ini menghasilkan zat-zat yang radioaktif. Tapi Fermi sendiri tidak tahu apa nama unsur itu. Ia mengira unsur itu adalah unsur buatan yang mirip Uranium. Sejak tahun 1934 Hahn sangat tertarik akan penelitian Fermi. Ia mengulang percobaan Fermi bersama pembantunya, ialah Miss Meitner dan Strassmann. Mereka mengadakan penelitian selama 4 tahun. Mereka mengebom uranium dengan netron,yang menghasilkan barium, ialah unsur yang mempunyai bobot Uranium. Nomor atom barium 56, sedang nomor atom Uranium 92. Penemuan ini diumumkan di majalah Die Natirwissenschaften pada tanggal 6 Januari 1939. Tapi Hahn dan Strassmann tidak berani mengatakan bahwa itu pembelahan inti, Karena takut diejek dan ditertawakan para ahli fisika dan kimia sezamannya. Pembelahan inti diangap sesuatu yang mustahil.

Pada tahun 1938, ketika pembelahan inti ditemukan, Lise Meitner melarikan diri ke Swedia karena ia orang Yahudi. Ia takut dibunuh Hitler. Di Swedia ia membaca laporan Hahn. Bersama Otto Frisch, kemenakannya, ia menjelaskan dengan tegas, bahwa penemuan Hahn adalah fisi nuklir. Meitner dan Otto Frisch menyerahkan agar istilah itu dipakai. Penemuan Hahn ini dipelajari sungguh-sungguh di Amerika Serikat hingga Amerika Serikat berhasil membuat bom atom pertama di dunia.

Baca selanjuntnya...

Sir Arthur Stanley Eddington : Ahli Fisika dan Matematika, Astronom, Filsafat Sains, Penemu Astrofisika Teori

Tuesday, November 6, 2007

Sir Arthur Stanley Eddington (1882-1994) adalah ahli astronomi, fisika, dan matematika Inggris. Penemu astrofisika teori, penemu hukum massa kecemerlangan bintang, ahli filsafat sains, pengarang, penceramah, guru besar, direktur, dan diangkat jadi bangsawan.

Eddington lahir di Kendal, Westmorland, Inggris, pada tanggal 28 Desember 1882 dan meninggal di Cambridge, Cambridgeshire, pada umur tanggal 22 November 1994 pada umur 62 tahun. Ayahnya kepala sekolah yang berbakat dan berpendidikan tinggi, tapi meninggal ketika Eddington baru berumur 2 tahun.

Eddington bersama kakak perempuannya lalu dipindah oleh ibunya ke Weston super Mare di Somerset. Eddington jadi besar dan masuk SD disitu. Pada umur16 tahun Eddington masuk Owens College , Manchester. Pada umur 20 tahun Eddington masuk Trinity College, Cambridge. Bakat matematikanya tampak menonjol sejak di SD. Eddington selalu mendapat hadiah pertama di bidang matematika. Maka dengan mudah Eddington mendapat beasiswa. Pada umur 25 tahun Eddington mendapat beasiswa dari Trinity College. Pada umur 31 tahun Eddington di angkat jadi guru besar astronomi di Cambridge. Pada umur 32 tahun Eddington di angkat jadi direktur laboratorium Cambridge.

Pada tahun 1906-1913 ia jadi pembantu utama Observatorium Kerajaan di Greenwich. Kemudian ia membuat karya tulis berjudul “Gerak Bintang dan Struktur Alam Semesta “(1914). Antara lain ia menulis bahwa kabut spiral, struktur berawan yang terlihat dalam teleskop, adalah galaksi-galaksi seperti Bima Sakti. Pada tahun itu juga pecah perang dunia 1. Ia menolak ikut wajib militer, karena ia penganut sekte agama yang disebut Quaker. Eddington adalah ilmuwan yang taat kepada agama. Pada tahun 1929 bukunya yang berjudul “Ilmu dan Dunia” yang tak terlihat terbit. Ia menerangkan bahwa arti hidup dan adanya dunia tidak dapat ditemukan oleh ilmu dan hanya dapat dijelaskan dengan keyakinan adanya realitas spiritual.

Pada tahun 1919 ia mengadakan ekspedisi ke Pulau Principe di Afrika Barat untuk membuktikan teori Einstein yang mengatakan bahwa sinar berjalan melengkung di dekat bintang bermassa besar. Dialah orang pertama di dunia yang menyebarluaskan Teori Relativitas Eistein di Inggris, Ia juga menulis “Struktur dalam Bintang “(1925).

Baca selanjuntnya...

Andre Marie Ampere : Ahli Fisika dan Matematika, Penemu Elektromagnet

Tuesday, October 2, 2007

Andre Marie Ampere (1775-1836) adalah ahli fisika dan matematika perancis, bapak elektro dinamika, penemu elektromagnet (magnet listrik), penemu hukum elektro magnet atau hukum Ampere, penemu jarum astatik; guru besar fisika, kimia, dan matematika; anggota Akademi sain (1814), pemikir, dan pengarang. Bukunya berjudul Bunga Rampai Pengamatan Elektrodinamika (1822), Teori Fenomen Elektrodinamika (1826). Keduanya dalam bahasa perancis.

Ampere lahir di Lyon, Prancis, pada tanggal 20 Januari 1775 dan meninggal di Marseille, Prancis, pada tanggal 10 juni 1836 pada umur 61 tahun. Pada batu nisan tertulis "Tandem felix" dua kata Latin yang artinya “Akhirnya Bahagia” karena hampir seluruh hidupnya Ampere menderita batin.

Ampere tidak pernah duduk di bangku sekolah. Ampere dididik dan diajar ayahnya di rumah. Ayahnya seorang pedagang sutera yang kaya raya dan pejabat pemerintah yang mendukung raja. Pada umur 12 tahun Ampere telah menguasai semua hal tentang matematika yang di kenal orang pada zaman itu. Pada umur 14 tahun Ampere jadi remaja yang cerdas dan berpengetahuan luas.

Pada tahun 1793, ketika Ampere berumur 18 tahun, terjadi pertempuran di kota Lyon. Pendukung raja bertempur melewan pendukung republik. Pendukung raja kalah. Ayah Ampere di tangkap dan di penggal kepalanya dengan pisau gilotin.

Ampere kawin pada umur 24 tahun. Ampere di karuniai seorang anak laki-laki. Tapi ketika anak itu berumur 4 tahun, istri Ampere meningal dunia. Bagi Ampere, kematian istrinya merupakan pukulan hidup yang sangat berat. Sejak itu Ampere jadi orang yang murung dan hampir putus asa seandainya tidak bertemu dengan Lalande, ahli musik Prancis yang kenamaan, yang selalu menghibur Ampere. Sebelumya hidup Ampere boleh dikatakan bahagia, serba kecukupan, dan terhormat. Karena kecerdasannya Ampere diangkat jadi guru besar fisika di Bourg selama 2 tahun (1801-1803). Setelah istrinya meninggal Ampere pindah ke Ecole Polytechnique di Paris dan mengajar di sana sampai akhir hidupnya.

Pada tahun 1820 Oersted, ahli fisika Denmark, menemukan bahwa jarum kompas beranjak biladitaruh di dekat kawat (penghantar, konduktor)yang berarus listrik. Ampere sadar betapa penting penemuan Oersted itu. Ampere segera mengadakan eksperimen. Dari eksperimennya Ampere menemukan bahwa kumparan bersifat sebagai magnet batang, bahwa besi lunak dalam kumparan berubah jadi magnet dan kumparan yang berisi batang besi lunak jadi magnet yang kuat, bahwa dua penghantar yang berdekatan yang beraliran arus listrik saling mengeluarkan gaya. Akhirnya Ampere menemukan hukum matematika untuk menghitung gaya tersebut. Hukum ini kemudian terkenal dengan nama hukum elektrodinamika. Yng menjadi dasar teori elektromagnet ciptaan Maxwell (1865).

Ampere membuat alat untuk mengukur arus listrik, yang kemudian berkembang jadi galvanomater. Ampere menyarankan telegraf elektromagnet. 26 kabel dan komutator (saklar putar). Komutator ini pertama kali di pakai pada generator listrik Pixii (1832). Ampere juga memberikan sumbangan kepada ilmu pengetahuan dalam bidang statistik, kimia kristalografi, mekanika, dan optika.

Baca selanjuntnya...

Copyright   © 2010 Blog Academy All Rights Reserved

Powered by Mr.D