Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Manfaat Okra

Thursday, January 14, 2016

Manfaat Okra. Kemarin penulis mengunjugi markas Komunitas Hidroponik Kudus untuk sedikit belajar tentang hidroponik. Dari kunjungan di Purwosari tersebut mendapat berbagai macam informasi tentang hidroponik dan juga benih beberapa tanaman. Dari sekian banyak bibit yang penulis beli, ada satu tanaman yang akan penulis kupas, yaitu Okra. Di Indonesia, khususnya di daerah Kudus Okra belum populer, sehingga mendorong penulis untuk menulis tentang Okra karena manfaatnya yang luar biasa.

Okra atau sering dikenal dengan nama kacang Arab yang populer di daerah Mediterania dan India, kemudian ada yang menyebutnya ladyfingers karena bentuknya yang panjang dan meruncing di bagian ujungnya. Selain itu itu Okra dibeberapa daerah juga dikenal sebagai bhendi, bhindi, bamia, okro, ochro atau gumbo.

Okra merupakan sejenis tumbuhan berbunga dalam suku Malvaceae yang berasal dari kawasan di sekitar Ethiopia kini. Dulunya tumbuhan ini termasuk dalam genus Hibiscus, namun kini diubah menjadi termasuk genus Abelmoschus. Okra banyak ditemui di kawasan tropis. Ukurannya sebesar cabai hijau besar, kelilingnya berlekuk, berbulu halus dan berwarna hijau. Jika dipotong akan terlihat biji-biji kecil dikelilingnya. Bagian tengah okra berlubang-lubang dan berlendir. Menunjukkan bahwa sayuran berwarna hijau ini kaya serat.

Okra Hijau


Jika dipotong akan terlihat biji-biji kecil dikelilingnya. Jika dimasak akan keluar lendir dari dalamnya. Rasanya renyah dengan tektur mirip terung. Sayuran ini bisa diolah menjadi kari, balado, campuran salad atau hidangan tumis. Tanaman ini buahnya diyakini secara ilmiah berkhasiat untuk kesehatan dan beberapa penyakit. Biasanya okra banyak diambil buah mudanya yang berbentuk silindris meruncing untuk sayur. Bahkan di beberapa negara seperti India, Srilangka, Jepang, Philiphina, Saudi Arabia dan Eropa, masakan buah okra ini sangat populer.
Okra Merah


Berikut kandungan gizi yang terdapat pada okra :

ItemNilai gizi% RDA
Energi1.5%31 kcal
Karbohidrat7.03 g5.4%
Protein2.0 g4%
Lemak0.1 g0.5%
Kolesterol0 mg0%
Serat3.2 g9%
Folat88 µg22%
Niacin1.000 mg6%
Asam Pantotenat0.245 mg5%
Pyridoxin0.215 mg16.4%
Riboflavin0.060 mg4.5%
Thiamin0.200 mg17%
Vitamin A375 IU12.5%
Vitamin C21.1 mg36%
Vitamin E0.35 mg2.5%
Vitamin K53 µg44%
Sodium8 mg0.5%
Potasium303 mg6%
Kalsium81 mg8%
Tembaga0.094 mg10%
Besi0.80 mg10%
Magnesium57 mg14%
Mangaan0.990 mg43%
Fosfor63 mg9%
Selenium0.7 µg1%
Seng0.60 mg5.5%
Karoten-β225 µg
Crypto-xanthinn-β0 µg
Lutein zeaxanthin516 µ


Berikut Beberapa manfaat okra antara yang perlu kita ketahui:

  1. Serat okra bisa membantu untuk menstabilkan gula darah dengan membatasi tingkat di mana gula diserap dari saluran usus.
  2. Lendir okra mengikat asam empedu kolesterol dan membawa racun dibuang ke dalamnya oleh hati penyaringan.
  3. Dapat membantu mencegah sembelit, Okra membantu melumasi usus besar karena kualitas curah pencahar. Okra merupakan jenis polong yang kaya akan zat lendir. Hal ini berguna untuk membantu dalam peristaltik kelancaran makanan yang dicerna melalui usus sehingga dapat membantu meredakan atau mencegah kondisi sembelit.
  4. Serat okra sangat baik untuk memberi makan bakteri baik (probiotik). Hal ini memberikan kontribusi bagi kesehatan saluran usus. Ini mirip dengan yang berkembang biak dengan yoghurt di usus kecil dan membantu biosintesis vitamin B kompleks.
  5. Okra bisa mengatasi rasa lemah, letih, dan menderita depresi.
  6. Okra digunakan untuk penyembuhan bisul dan untuk menjaga lentur sendi. Ini membantu untuk menetralisir asam, yang sangat alkali, dan menyediakan lapisan pelindung sementara untuk saluran pencernaan.
  7. Okra bisa juga untuk mengobati radang paru-paru, sakit tenggorokan, dan iritasi usus besar. Okra merupakan tanaman sayur yang banyak menngandung nutrisi yang sangat dibutuhkan tubuh. Salah satunya adalah manfaat senyawa flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan seperti beta-karoten, xanthin dan lutein yang dapat membantu melindungi paru-paru.
  8. Di India, Okra telah berhasil digunakan dalam penggantian plasma darah eksperimental. Untuk mempertahankan sebagian besar nutrisi okra itu dan self enzim pengolah, okra harus dimasak sesedikit mungkin, misalnya dengan api kecil atau ringan dikukus. Beberapa memakannya mentah. 
  9. Membantu menurunkan berat badan, Okra (bamia) adalah salah satu jenis sayuran yang sangat rendah kalori. Dalam setiap 100 gram okra hanya mengandung 30 kalori. Selain itu, tanaman ini juga tidak mengandung lemak jenuh atau kolesterol. Meskipun demikian, okra merupakan sumber makanan yang kaya serat, mineral, dan vitamin. Okra sering direkomendasikan oleh ahli gizi sebagai sumber makanan untuk membantu mengontrol kolesterol dan program penurunan berat badan.
  10. Menjaga kesehatan mata dan kulit, Tanaman okra dipercaya banyak memiliki kandungan manfaat vitamin A yang sangat baik untuk membantu menjaga kesehatan mata. Selain itu, vitamin A juga sangat diperlukan untuk menjaga selaput lendir yang berkontribusi dalam menjaga kulit agar tetap sehat.
  11. Mencegah kanker rongga mulut, Antioksidan yang terkandung dalam okra atau bamia merupakan salah satu senyawa yang dapat membantu mencegah kanker rongga mulut.
  12. Menurunkan resiko catat pada janin, tanaman okra segar merupakan penghasil atau sumber folat yang baik. Dari 100 gram okra segar terdapat kandungan sekitar 22% RDA. Mengkonsumsi makanan yang kaya akan kandungan folat terutama bagi wanita hamil, dapat membantu menurunkan resiko cacat pada tabung saraf janin dalam kandungan.
  13. Membantu menjaga sistem kekebalan tubuh, mengkonsumsi okra dapat membantu tubuh untuk mengembangkan sistem kekebalan terhadap infeksi, mengurangi batuk dan melindungi tubuh dari radikal bebas yang berbahaya berbahaya. Hal ini dikarenakan dalam sebuah okra terdapat 36% kandungan manfaat vitamin C dari rekomendasi harian untuk tubuh. Selain itu, manfaat zat besi dalam okra juga dapat membantu mengatur molekul hemoglobin. Sel-sel darah merah bertanggung jawab dalam pendistribusian oksigen dari paru-paru ke ke seluruh tubuh. Zat besi juga berperan dalam proses metabolisme energi, termasuk sintesis DNA oleh beberapa enzim, serta dalam sistem kekebalan tubuh.
  14. Memperkuat tulang dan gigi, selain beberapa jenis kandungan nutrisi di atas, dalam okra segar juga banyak mengandung vitamin K  yang merupakan co-faktor untuk enzim pembekuan darah dan diperlukan untuk memperkuat tulang. Selain itu, okra juga sebagai penghasil manfaat kalsium yang baik bagi kesehatan tulang dan gigi.
  15. Menjaga keseimbangan tubuh, Okra juga kaya akan manfaat vitamin B kompleks seperti niacin, vitamin B-6 (pyridoxine), thiamin dan asam pantotenat. Seperti kita ketahui bahwa vitamin B kompleks sangat diperlukan hampir dalam semua fungsi tubuh manusia. Kinerja vitamin B kompleks saling berkaitan erat satu sama lain. Kekurangan salah satu dari jenis vitamin B kompleks bisa mengakibatkan ketidakseimbangan dalam tubuh seperti kekurangan energi, sistem saraf yang kurang sehat, pencernakan yang buruk, serta kadar kolesterol yang tidak sehat. Untuk itu, pastikanlah untuk mencukupkan vitamin B komplek dalam setiap diet.
  16. Membantu metabolisme energi, kandungan mangaan dan magnesium yang berperan sebagai co-faktor berbagai jenis enzim dalam tubuh. Magensium bertindak sebagai katalisator dalam reaksi-reaksi biologi di dalam tubuh, sedang mangaan berfungsi dalam sintesis ureum, pembentukan jaringan ikat dan tulang, serta mencegah peroksidasi lemak oleh radikal bebas. Kedua senyawa ini sangat penting dalam proses pengontrolan metabolisme energi dalam tubuh.
  17. Menurunkan Kolesterol, sebuah studi yang diterbitkan dalam The Journal of Federation of American Societies for Experimental Biology menemukan bahwa ekstrak okra dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
  18. Mengurangi resiko penyakit jantung, kandungan serat dan manfaat antioksidan seperti katekin, epicatehin, procyanidin, quercetin, dan rutin pada ora dipercaya mampu menurunkan resiko penyakit jantung.


(Dwi Susilo, dari berbagai sumber)

Baca selanjuntnya...

Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan

Thursday, January 5, 2012

Kunyit atau kunir (Curcuma longa) merupakan salah satu rempah asli dari wilayah Asia Tenggara yang sangat banyak terdapat di Indonesia, malaysia, bahkan sampai ke Australia dan Afrika. Orang Indonesia umumnya mengkonsumsi rempah ini sebagai pelengkap bumbu masakan, bahkan tidak sedikit yang menjadikannya sebagai herbal tradisional karena memang manfaat kunyit ini luar biasa. Dalam klasifikasi ilmiah Kunyit termasuk dalam kerajaan Plantae, ordo Zingiberales, famili Zingiberaceae, genus Curcuma, dan spesies C. longa.

Manfaat kunyit yang sangat banyak inilah yang mendorong orang Indonesia gemar untuk membudidayakan dan mengkonsumsi kunyit yang tergolong dalam kelompok jahe-jahean, Zingiberaceae. Di beberapa daerah kunyit dikenal dengan beberapa nama lokal seperti kunyit (Indonesia dan Malaysia), janar (Banjar), kunir (Jawa), koneng (Sunda), konyet (Madura), turmeric (Inggris), dan kurkuma (Belanda).

Bagian tanaman yang biasa digunakan sebagai obat adalah rimpang atau umbinya dengan catatan harus berusia lebih dari satu tahun. Khasiat kunyit yang bilamana dikonsumsi secara rutin dapat melepaskan gas berlebih pada usus, menghentikan pendarahan dan mencegah terbentuknya gumpalan darah.

Tidak heran karena manfaat tanaman / rempah ini tidak hanya untuk masakkan melainkan juga untuk kesehatan. Manfaat kunyit antara lain yang paling sering diketahui oleh masyarakat umum adalah untuk ibu menyusui, untuk ibu hamil dan sebagainya. Sedangkan manfaat lainnya dari kunyit adalah untuk membersihkan wajah dan menghilangkan flek hitam pada kulit.

Tanaman Kunyit
Kunyit memiliki sejumlah kandungan diantaranya :
Zat warna kurkuminoid – Sebuah senyawa diarilheptanoid sekitar 3-4% dan yang terdiri dari Curcumin, dihidrokurkumin, desmetoksikurkumin dan bisdesmetoksikurkumin.
Minyak atsiri – Mengandung sebanyak 2-5% yang terdiri dari seskuiterpen dan turunan fenilpropana turmeron (aril-turmeron, alpha turmeron dan beta turmeron), kurlon kurkumol, atlanton, bisabolen, seskuifellandren, zingiberin, aril kurkumen, humulen.
Mineral – magnesium besi, mangan, kalsium, natrium, kalium, timbal, seng, kobalt, aluminium dan bismuth
Zat lain – Arabinosa, fruktosa, glukosa, pati, dammardan tannin

Kunyit
Manfaat kunyit untuk kesehatan sudah tidak terbantahkan lagi, kunyit memiliki berbagai nutrisi sehat yang dibutuhkan tubuh manusia. Berikut beberapa manfaat kunyit untuk kesehatan :

1. Anti Inflamasi (peradangan).
Kandungan minyak volatile yang terdapat dalam kunyit telah menunjukkan aktivitas anti-inflamasi yang signifikan dalam berbagai model eksperimental dan penelitian. Bahkan lebih kuat dari minyak atsiri, hal ini dikarenakan pigmen kuning atau oranye dari kunyit yang disebut curcumin. Curcumin dianggap agen farmakologis utama dalam kunyit. Dalam banyak penelitian, efek anti-inflamasi curcumin ini telah terbukti sebanding obat hydrocortisone dan fenilbutazon sebagai zat anti-inflamasi seperti Motrin. Berbeda dengan obat-obatan, yang berhubungan dengan efek toksik yang signifikan (pembentukan ulkus, penurunan jumlah sel darah putih, pendarahan usus), curcumin tidak menghasilkan toksisitas.

2. Rheumatoid Arthritis (peradangan sendi kronis).
Studi klinis telah membuktikan bahwa kurkumin dalam kunyit juga diberikannya efek antioksidan yang sangat kuat. Sebagai antioksidan, kurkumin mampu menetralisir radikal bebas, bahan kimia yang dapat dalam tubuh dan menyebabkan berbagai kerusakan pada sel-sel sehat dan membran sel. Hal ini penting dalam banyak penyakit, salah satunya adalah radang sendi, di mana radikal bebas merupakan penyebab peradangan sendi yang menyakitkan dan kerusakan pada sendi. Kandungan kunyit yang dapat memberikan efek antioksidan dan anti-inflamasi menjelaskan mengapa banyak orang dengan penyakit sendi terasa sangat lega ketika mengkonsumsi herbal ini. Dalam sebuah penelitian terbaru tentang pasien dengan rheumatoid arthritis (peradangan sendi kronis), kurkumin dibandingkan dengan fenilbutazon akan menghasilkan perbaikan yang sebanding dalam durasi singkat seperti kaku pada pagi hari dan mengurangi pembengkakan sendi.

3. Pencegahan Kanker.
Kandungan antioksidan kurkumin ini memungkinkan untuk melindungi sel-sel usus besar dari radikal bebas yang dapat merusak DNA. Proses ini sangat bermanfaat khususnya bagi usus besar yang mana pergantian sel cukup pesat, yang terjadi kira-kira setiap tiga hari. Karena replikasi sel ini sering terjadi, mutasi DNA pada sel usus dapat menyebabkan pembentukan sel-sel kanker jauh lebih cepat. Curcumin juga membantu tubuh untuk menghancurkan sel-sel kanker, sehingga mereka tidak dapat menyebar ke seluruh tubuh yang dapat membuat kerusakan yang lebih parah.Cara utama kurkumin melakukannya adalah dengan meningkatkan fungsi hati.

Mekanisme lain yang dilakukan oleh curcumin (zat pembentuk kuning/orange pada kunyit) yang dapat melindungi dari perkembangan kanker adalah dengan menghambat sintesis protein dianggap berperan dalam pembentukan tumor dan mencegah perkembangan suplai darah tambahan yang diperlukan untuk pertumbuhan sel kanker.  Kunyit lebih ampuh dari pada manfaat daun serai dan mungkin sama baiknya dengan manfaat daun sirsak dalam membasmi kanker.

Kanker yang mampu dicegah melalui kunyit diantaranya adalah :
- Kanker hati,
- Kanker usus besar,
- Kanker darah,
- Kanker prostat

4. Meningkatkan Antioksidan
Kandungan curcumin merupakan salah satu antioksidan kuat yang dapat menetralkan radikal bebas karena struktur kimianya yagn dimilikinya. Selain itu kurkumin juga meningkatkan aktivitas enzim antioksidan di dalam tubuh sendiri. Dengan cara ini, curcumin memberikan perlawanan / membunuh radikal bebas.

5. Meningkatkan Fungsi Hati
Penelitian yang dilakukan dengan objek studi tikus yang dilakukan untuk mengevaluasi efek kunyit pada kemampuan hati untuk mendetoksifikasi xenobiotik (beracun) bahan kimia, kadar dua enzim detoksifikasi hati sangat penting (UDP glucuronyl transferase dan glutathione-S-transferase) secara signifikan meningkat pada tikus yang diberi makan kunyit dibandingkan dengan yang tidak. Para peneliti berkomentar, “Hasil penelitian menunjukkan bahwa kunyit dapat meningkatkan sistem detoksifikasi selain sifat anti-oksidan”

6. Mengurangi Resiko Leukimia
Penelitian yang dipresentasikan pada konferensi mengenai leukimia yang diselenggarakan di London, memberikan bukti bahwa mengonsumsi makanan dibumbui dengan kunyit bisa mengurangi risiko terkena leukimia.

Adalah Prof. Moolky Nagabhushan dari Loyola University Medical Centre, Chicago, IL yang hampir 20 tahun melakukan studi ini. Dalam studinya ia mengatakan bahwa curcumin dalam kunyit dapat :

Menghambat mutagenisitas hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) (bahan kimia karsinogenik yang diciptakan oleh pembakaran bahan bakar berbasis karbon termasuk asap rokok)
Menghambat radiasi kerusakan kromosom
Mencegah pembentukan amina heterosiklik berbahaya dan senyawa nitroso, yang terdapat pada makanan olahan tertentu, seperti produk daging olahan yang mengandung nitrosamin.
Menghambat perbanyakan sel leukemia dalam kultur sel

7. Perlindungan kardiovaskular (Penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah)
Curcumin mungkin dapat mencegah oksidasi kolesterol dalam tubuh. Karena kolesterol teroksidasi dapat merusak pembuluh darah dan menumpuk di plak yang dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke, mencegah oksidasi kolesterol baru dapat membantu mengurangi perkembangan aterosklerosis dan penyakit jantung.

Kunyit merupakan sumber vitamin B6 yang diperlukan untuk menjaga tingkat homocysteine ​​agar tidak terlalu tinggi. Asupan B6 merupakan salah satu asupan tinggi vitamin B6 dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung.

Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam Indian Journal of Physiology and Farmakologi, ketika 10 relawan yang sehat mengkosumsi 500 mg kurkumin per hari selama 7 hari, tidak hanya melakukan menurunkan tingka oksidasi darah sehingga menurunkan kolesterol sebesar 33%, tetapi total kolesterol mereka turun 11.63%, dan HDL mereka (kolesterol baik) meningkat sebesar 29%! (Soni KB, Kuttan R).

8. Mencegah Alzaimer
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kurkumin, konstituen biologis aktif dalam kunyit, dapat mencegah penyakit Alzheimer dengan mengaktifkan gen yang mengkode produksi protein antioksidan. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal Biokimia Italia (Desember 2003) membahas peran kurkumin dalam induksi dari jalur oxygenase heme, sistem pelindung, bila dipicu dalam jaringan otak, menyebabkan produksi bilirubin antioksidan menjadi lebih kuat, yang melindungi otak melawan oksidatif (radikal bebas) dan cidera.

Oksidasi tersebut diduga menjadi faktor utama dalam penuaan dan menyebabkan gangguan neurodegenerative termasuk demensia seperti penyakit Alzheimer. Penelitian lain yang dilakukan bersama oleh tim Italia dan Amerika Serikat dan dipresentasikan pada konferensi tahunan American Physiological Society tahun 2004 di Washington, DC, menegaskan bahwa kurkumin berperan penting menginduksi gen, yang disebut hemeoxygenase-1 (HO-1) di astrosit dari wilayah hippocampus otak.

9. Mencegah Depresi
Depresi juga berkaitan dengan menurunnya fungsi neurotropik yang diturunkan dari otak dan menyusutnya hippocampus, area otak yang berperan dalam belajar dan memori. karena kandungan kunyit memiliki fungsi untuk membantu proses neurotropik ini membuatnya dapat memberikan efek anti depresi.

(Dwi Susilo, dari berbagai sumber)

Baca selanjuntnya...

Copyright   © 2010 Blog Academy All Rights Reserved

Powered by Mr.D