Kembali Semangat

Wednesday, May 6, 2009

Nich pagi hari lagi holiday karena mang ndak ngantor coba buka blog lamaku. Udah lama sekali aku ndak nulis di blog ini, blog yang pertama kali aku punya. Semenjak punya rumah baru di dwisusilo.com dan sibuk cari recehan, blog ini jadi hampir terlupakan dan terabaikan jadi kurus kering kurang gizi he..he...he... Nah sekarang aku mo urus lagi blog ini karena telah memberikan banyak pelajaran dan pengalaman tentang dunia blogging. Mumpung sekarang lagi semangat blogging.

Setelah melalui perjalanan panjang akhirnya aku menemukan tema yang pas buat ngisi konten blog ini. Ya tentang tutorial blog. mungkin bisa dijadikan referensi untuk belajar bersama tentang seluk beluk blog dan tips trik blogging.


Udah dulu bro, nich tangan dah capek nulisnya kapan - kapan sambung lagi yang penting udah kembali semangat.

Baca selanjuntnya...

William S Burroughs : Penemu Mesin Hitung

Friday, January 2, 2009

William Seward Burroughs (1857-1898) adalah warga negara Amerika Serikat, penemu mesin hitung untuk perusahaan dan perintis pabrik mesin hitung. la lahir di Auburn, New York, pada tanggal 28 Januari 1855 dan meninggal di Citronelle, Alabama, pada tanggal 14 September 1898 pada umur 41 tahun. la tidak lulus SMP dan sejak umur 15 tahun terpaksa mencari nafkah sendiri.

la bekerja di bank jadi juru tulis, Selama di bank ia kenal dengan teman-teman sekerjanya yang mengerjakan pembukuan. Teman-teman itu mengeluh betapa sukarnya menyusun penjumlahan dan pengurangan, Pada waktu itu belum ada mesin hitung. Menjumlah rentetan bilangan yang cukup panjang dengan cepat dan betul bukanlah pekerjaan mudah. Keluhan teman-temannya menyebabkan Burroughs berpikir bagaimana cara menghitung bilangan dengan cepat dan betul.

Maka timbullah cita-cita untuk membuat mesin
hitung. Cita-cita itu hanya dapat menjadi kenyataan kalau ia bekerja di bengkel. Maka pada tahun 1881 pada umur 26 tahun ia pindah kerja, la bekerja di bengkel ayahnya. Di sini ia mulai mencoba membuat model cetak besi tuang dan rencana kasar mesin hitung. la bekerja keras selama 4 tahun dengan bantuan temannya yang bernama Thomas B. Metcalfe. Pada tahun 1885 mesin hitung yang pertama selesai. Ketika itu Burroughs sudah berumur 30 tahun. Tapi mesin hitung itu terlalu besar dan berat. Benda itu tidak praktis dan tak laku dijual. Maka ia harus membuat mesin hitung yang lain. Tapi ia tidak mempunyai biaya. Untunglah pada waktu itu di kota St. Louis ada duaorang pengusaha yang tertarik akan mesin hitung buatan Burroughs. Bersama mereka dan Metcalfe, Burroughs mendirikan pabrik mesin hitung.

Dalam pabrik itu Burroughs berusaha membuat mesin hitung yang lebih kecil, lebih ringan, dan praktis. Setelah mengalami beberapa kegagalan, akhi
rnya ia berhasil membuat mesin hitung yang praktis dan laku dijual. Hal itu terjadi setelah ia bersusah payah selama 6 tahun. la mendapat paten pada tahun 1892 pada umur 37 tahun, Mesin hitung itu laku keras. Tiga tahun kemudian ia mendapat Medali John Scott dari Institut Franklin untuk penemuannya itu. Tapi malang bagi Burroughs. Sebelum sempat jadi kaya-raya ia meninggal pada umur 41 tahun.


Baca selanjuntnya...

Cara Mudah Download YouTube

Wednesday, November 26, 2008

YouTube merupakan situs penyedia video paling populer saat ini, tetapi video nya cuma dapat di liat gak dapat did ownload, karena mang ndak disediain fasilitas download. Kalo bgini terus-terusan bisa bangkrut buat bayar internetnya. Bagi yang suka ngeliatin video di YouTube jangan kwatir masih banyak jalan menuju Roma untuk bisa memeliki video yang ada di youtube yang kamu inginkan.

Klik disini untuk tau caranya

Baca selanjuntnya...

Gregor Johann Mendel, Ahli Botani Penemu Hukum Mendel Dan Ilmu Genetika

Thursday, July 10, 2008

Gregor Johann Mendel (1822 – 1884) adalah ahli botani Austria, penemu hukum mendel, penemu ilmu genetika, guru pastur, kepala biara, dan pengarang.

Gregor Johann Mendel lahir di Heinzendort. Austria, pada tanggal 22 Juli 1822 dan meninggal di Brunn, sekarang Burno. Cekoslowakia, pada tanggal 6 Januari 1884 pada umur 62 tahun, antara lain karena kecewa dan sedih karena penemuannya tentang ilmu keturunan tidak dihargai dan diakui oleh para Ahli sesamannya. Penemuan Mendel baru mendapat penghargaan dan pengakuan internasional 34 tahun setelah ia meninggal.

Gregor Johann Mendel anak petani miskin yang menanam buah-buahan untuk majikannya. Sejak kecil Mendel sudah tertarik pada tanaman. Ayahnya mengharpkan anaknya jadi petani. Tapi Mendel ingin bersekolah. Sesudah tamat SMA ia masuk ke Institut Filasafat di Olmutz, Autria. Ia ingin jadi pastur atau imam. Pada umur 21 tahun ia masuk biara St. Agustinus di Burnn sebagai novis. Pad umur 25 tahun ia ditahbiskan jadi imam. Di sini ia mengambil nama Gregor. Kemudian ia ternyata kurang berbakat memimpin umat. Maka ia pindah ke Znaim dan mendapat tugas jadi guru SMP yang mengajar bahasa Yunani dan matematika. Tapi ia tidak mempunyai ijazah guru.

Gregor Johann Mendel menempuh ujian dan tidak lulus. Ia ujian lagi dan tidak lulus lagi. Ia menempuh sampai tiga kali tapi ttap tidak lulus. Lbih ironisnya lagi ia tidak lulus pada mata pelajaran biologi dan geologi. Oleh karena itu Ia disuruh atasannya untuk mengikuti kuliah di Univesitas Wina. Di situ ia belajar fisika, kimia, matematika, zoologi, dan botani. Selam 14 tahun (1854 – 1868) ia guru di Brunn dan mengajar IPA di Sekolah Tehnik Menengah tanpa memiliki ijazah guru.

Gregor Johann Mendel mulai mengadaka eksperimen pada tahun 1856 pad umur 34 tahun. Ia mengadakn eksperimen selama 8 tahun di kebun biara. Hasil eksperimennya menyebebkan ia mendapat gelar bapak genetika. Gelar itu diberikan beberapa puluh tahun sesudah Mendel meninggal. Genetika adalah cabang biologi yang mempelajari hereditas (keturunan, kebakaan). Sifat-sifat dua jenis manusia, binatang atau tumbuhan, yang dikawinkan pindah kepada keturunannya menurut aturan tertentu. Aturan-aturan ini disebut dengan hukum Mendel. Misalnya bila bunga merah dikawinkan dengan bunga putih, maka keturunannya akan mempunyai sifat-sifat sebagai berikut : pada generasi pertama hasilnya merah jambu semua, pada generasi kedua satu putih dua merah jambu, satu merah (1 : 2 : 1)

Baca selanjuntnya...

Copyright   © 2010 Blog Academy All Rights Reserved

Powered by Mr.D